Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium Ramat) terhadap bakteri Jerawat (Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis) dengan Metode Cakram Kertas.


Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri minyak atsiri bunga krisan (Chryssanthemum morifolium Ramat) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021031000046Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1328
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1328
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan uji aktivitas antibakteri minyak atsiri bunga krisan (Chryssanthemum morifolium Ramat) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis dengan metode cakram kertas. Hasil uji menunjukkan bahwa minyak atsiri tersebut mempunyai aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji tersebut dengan konsentrasi hambat minimum 1,65% (16500 mL/mL) - 1,70% (17000 mL/mL) terhadap Staphylococcus aureus dan 1,85% (18500 mL/mL) - 1,90% (19000 mL/mL) terhadap Staphylococcus epidermidis. Aktivitas antibakteri minyak atsiri bunga krisan pada konsentrasi 15% v/v (150000 mL/mL) terhadap Staphylococcus aureus sebanding dengan 1028,016 mL/mL baku klindamisin HCl, dan terhadap Staphylococcus epidermidis sebanding dengan 1025,652 mL/mL baku klindamisin HCl. Hasil analisis Kromatografi Gas Spektrometri Massa (KG-SM) menunjukkan bahwa minyak atsiri bunga krisan mempunyai komponen terbesar yaitu (-)-borneol, spatulenol, eugenol, dan b-seskuifelandrena.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi