Implikasi Minat Siswa Dalam Pengelolaan Pertanian Terhadap Keberlanjutan Minat Bertani Di Wilayah Kecamatan Parongpong
Minat remaja dalam kegiatan pertanian cenderung rendah, namun demikian
diperlukan pengkajian lebih lanjut, khususnya bagi siswa SMAN 1 ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700019 333.7 Bud i/R.25.34 Perpustakaan Pusat (REF.34) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 333.7 Bud i/R.25.34Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xv,;188 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 333.7 Bud iTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Indah Budiati -
Minat remaja dalam kegiatan pertanian cenderung rendah, namun demikian
diperlukan pengkajian lebih lanjut, khususnya bagi siswa SMAN 1 Parongpong
yang memiliki latar belakang putra-putri petani hortikultura di wilayah Kecamatan
Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Minat merupakan perasaan suka atau
ketertarikan individu terhadap suatu aktifitas atau objek tertentu. Minat seseorang
dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu; (1) dorongan dari dalam diri individu, (2)
motif sosial, (3) faktor emosional, dan (4) motif ekonomi. Penelitian ini
dilaksanakan dengan tujuan untuk; (1) mengkaji bagaimana minat siswa SMAN 1
Parongpong terhadap kegiatan pertanian hortikultura, (2) faktor manakah di antara
faktor dorongan dari dalam diri individu, motif sosial, faktor emosional, dan motif
ekonomi yang paling berpengaruh terhadap keberlanjutan minat bertani siswa
SMAN 1 Parongpong, dan (3) berapa besar pengaruh minat siswa dalam
pengelolaan pertanian terhadap keberlanjutan minat bertani hortikultura di
wilayah Kecamatan Parongpong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui
analisis data kepustakaan, wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner
dan wawancara semi terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa minat siswa SMAN 1 Parongpong terhadap
kegiatan pertanian hortikultura adalah kuat.Faktor dominan yang mempengaruhi
keberlanjutan minat bertani siswa SMAN 1 Parongpong adalah faktor dorongan
dari dalam diri individu sebesar 11,83%, Berdasarkan analisis jalur (Path
Analysis) menunjukkan bahwa minat bertani siswa SMAN 1 Parongpong
berpengaruh secara signifikan (86,49%) terhadap keberlanjutan minat bertani
siswa SMAN 1 Parongpong di wilayah Kecamatan Parongpong.
Magister Ilmu Lingkungan -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






