<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12785">
 <titleInfo>
  <title>Kajian Sisyem Pengelolaan Lumbung Sebagai Cadangan Pangan Masyarakat Desa Di Kampung Naga Tasikmalaya Dan Di Desa Rejosari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IRHAMNI NOOR SYARIF</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv,;146 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>KAJIAN SISTEM PENGELOLAAN LUMBUNG &#13;
SEBAGAI CADANGAN PANGAN MASY ARAKAT DESA &#13;
&#13;
DI KAMPUNG NAGA TASIKMALAYA DAN DI DESA REJOSARI &#13;
KECAMATAN BANDONGAN KABUPATEN MAGELANG &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Kajian ini dilatarbelakangi oleh kondisi ketersediaan pangan yang akan &#13;
terpengaruh oleh pemanasan global. Pemanasan global yang terjadi akan &#13;
mengakibatkan kerawanan pangan di daerah-daerah. Untuk mengantisipasi kondisi &#13;
tersebut maka dikembangkan suatu konsep cadangan pangan yaitu lumbung pangan. &#13;
Keadaan lumbung yang berkembang dan biasa dijumpai di desa-desa tentu akan &#13;
berbeda dengan lumbung yang berada pada masyarakat yang memegang teguh adat &#13;
sebagai pedoman hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem &#13;
pengelolaan lumbung pangan dalam usaha peningkatan ketahanan pangan masyarakat &#13;
desa Rejosari Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah dan &#13;
Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, mengetahui partisipasi &#13;
masyarakat dalam mengeJola lumbung pangan pada kedua tempat tersebut, dan &#13;
mengetahui kelestarian Iingkungan dalam pengelolaan masing-rnasing lumbung &#13;
pangan. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan yaitu kombinasi antara metode kualitatif dan metode &#13;
kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan melalui wawancara terstruktur terhadap &#13;
informan kunci dan observasi dengan tujuan untuk mengeksplorasi informasi tentang &#13;
tujuan penelitian. Metode kuantitatif dilakukan melalui survei untuk mengetahui &#13;
besarnya partisipasi pada masing-rnasing masyarakat yang menjadi anggota lumbung &#13;
pangan &#13;
&#13;
Melalui penelitian ini diketahui bahwa sistem pengelolaan lumbung pangan desa &#13;
Rejosari berbeda dengan lumbung pangan masyarakat Kampung Naga. Perbedaan &#13;
tersebut disebabkan adat yang berlaku di Kampung Naga, sedangkan di Rejosari tidak &#13;
ada adat setempat yang berlaku dan hanya berpcdoman pada AD/AR T dalam &#13;
menjalankan lumbung. Lumbung pada Desa Rejosari sifatnya menyerupai koperasi &#13;
sedangkan Kampung Naga bersifat sosial untuk kepentingan umum Kampung Naga. &#13;
Tingkat partisipasi masyarakat Rejosari tcrhadap Jumbung lebih tinggi dibandingkan &#13;
dengan masyarakat Kampung Naga. Perbedaan tersebut disebabkan oleh adanya &#13;
perbedaan fungsi lumbung pangan di kedua tempat. Kelestarian Iingkungan yang &#13;
terjadi dalam kaitannya dengan pengeJolaan lumbung pangan pada Kampung Naga, &#13;
yaitu budidaya tanaman padi tidak menggunakan pupuk dan pestisida kimia serta &#13;
tehnik pergiliran tanaman dan sistem pemberaan diterapkan untuk memutus rantai &#13;
makanan bagi hama tanaman padi. Selain itu kelestarian varietas tanaman padi lokal &#13;
terjaga dengan selalu menyimpan benih tersebut dalam lumbung, sehingga &#13;
keberlanjutan dalam menyediakan bib it dapat terwujud.</note>
 <note type="statement of responsibility">Irhamni Noor Syarif</note>
 <subject authority="">
  <topic>pengelolaan lumbung, lumbung pangan, kampung naga</topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Sya k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Sya k/R.25.156</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700014</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.156)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Sya k/R.25.156</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12785</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-12 09:04:32</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>