<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12769">
 <titleInfo>
  <title>Kajian Implementasi Kebijakan Pengelolaan Limbah Tenorm Di Industri Minyak Dan Gas Bumi (Studi kasus PT.Pertamina Refinery Unit IV Cilacap)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIELLA AYUDHYA SUSANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii,;122 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>KAJIAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN LIMBAH &#13;
TENORM DI INDUSTRI MINY AK DAN GAS BUMI &#13;
&#13;
(Studi kasus PT. Pertamina RU IV Cilacap) &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian mengenai implementasi kebijakan TENORM ini telah &#13;
dilaksanakan pada bulan Juni-September 2013, bertujuan untuk mengetahui &#13;
faktor-faktor penyebab belum efektifnya implementasi kebijakan pengelolaan &#13;
limbah TENORM di industri rnigas ditinjau dari proses implementasi kebijakan. &#13;
Faktor-faktor komunikasi, sumber daya, disposisi/sikap pelaksana dan struktur &#13;
birokrasi menjadi acuan untuk dikaji. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran &#13;
dengan pendekatan dorninan kualitatif bersifat deskriptif less dominant kuantitatif. &#13;
Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengetahui faktor penyebab belum &#13;
efektifnya implementasi kebijakan sedangkan pendekatan kuantitatif dilakukan &#13;
untuk memperoleh gambaran potensi limbah TENORM yang dihasilkan. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan &#13;
limbah TENORM belum berjalan di Pertarnina RU IV Cilacap dan keempat faktor &#13;
tersebut menjadi penyebab belum berjalannya implementasi kebijakan. Belum &#13;
adanya sosialisasi sebagai bentuk komunikasi dari pihak pemerintah &#13;
menyebabkan ketidakpahaman pihak industri terhadap kebijakan sehingga belum &#13;
ada tindakan apapun untuk melaksanakan kebijakan. Faktor sumber daya yaitu &#13;
kurangnya SDM pengawas intervensi TENORM menjadi hambatan serius dalam &#13;
implementasi kebijakan. Dari faktor struktur birokrasi, belum adanya pedoman &#13;
mengenai pengelolaan limbah TENORM dan belum efektifnya koordinasi antar &#13;
instansi terkait yang diperlukan menyebabkan hambatan dalam pelaksanaan &#13;
pengelolaan TENORM pada tataran teknis di lapangan. Sikap abai dari pihak &#13;
sasaran kebijakan karena tidak adanya sanksi yang tegas dari pemerintah dan &#13;
belum adanya law enforcement menjadi kendala tersendiri untuk mencapai tujuan &#13;
kebijakan. Berdasarkan hasil temuan penelitian, penguatan sosialisasi yang efektif &#13;
dan efisien menjadi upaya yang harus dilakukan saat ini agar diperoleh &#13;
pemaharnan yang memadai dari pihak industri. Laju dosis radiasi ekstemal hasil &#13;
pengukuran di area kilang Pertamina RU IV Cilacap berkisar antara 0,01 - 0,10 &#13;
~Sv/jam.</note>
 <note type="statement of responsibility">Diella Ayudhya Susanti</note>
 <subject authority="">
  <topic>implementasi kebijakan; TENORM; industri minyak da</topic>
 </subject>
 <classification>333.7 Sus k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.7 Sus k/R.25.151</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130700256</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.151)</sublocation>
    <shelfLocator>333.7 Sus k/R.25.151</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12769</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-12 09:28:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>