<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12749">
 <titleInfo>
  <title>Agama Ageming Aji Dalam Komunikasi Antarbudaya (Studi Etnografi Dalam Keluarga-Keluarga Pemeluk Agama Berbeda di Salatiga)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mukti Ali</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana  Program Doktor Ilmu Politik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>347 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Agama Ageming Aji dalam Komunikasi Antarbudaya (Studi Etnografi &#13;
dalam Keluarga-keluarga Pemeluk Agama Berbeda di Salatiga) adalah tema &#13;
penelitian yang bertujuan mengetahui makna agama dan bagaimana perilaku &#13;
komunikasi antarbudaya pada keluarga pemeluk agama tersebut dalam kehidupan &#13;
keseharian, sementara agama yang dipeluknya berbeda dalam sebuah keluarga. &#13;
&#13;
Agama ageming aji adalah adagium filosofi masyarakat Jawa yang &#13;
memaknai agama lebih dari sekedar keyakinan teologis, yaitu sebagai pakaian &#13;
raja, pakaian untuk jiwa dan raga (nilai universal), karena dengan berpakain &#13;
agama kehidupan manusia layaknya raja yang memiliki derajat tertinggi. Derajat &#13;
seorang raja adalah; berwibawa, perilaku yang baik, dan terhindar dari sifat yang &#13;
kurang baik. &#13;
&#13;
Keluarga sebagai unsur atau kelompok kecil masyarakat yang terikat oleh &#13;
pernikahan, darah, disatukan oleh ruang (rumah, omah). Ketika keluarga dibangun &#13;
di atas fondasi perbedaan keyakinan agama, maka mengharuskan bagi setiap &#13;
anggota keluarganya untuk melakukan pemaknaan ulang sesuai dengan &#13;
latarbelakang pengalamannya untuk sampai pada sikap terbuka, toleran, saling &#13;
menghargai, dan saling menjaga kenyamanan dalam melaksanakan nilai &#13;
keagamaannya dalam keluarga. &#13;
&#13;
Selain menemukan pemaknan agama pada setiap anggota keluarga, &#13;
penelitian ini juga bertujuan mengetahui makna dan peran keluarga bagi internal &#13;
anggota keluarganya. Keluarga adalah sebuah realitas kelompok kecil yang penuh &#13;
dengan cinta, kasih, dan sayang (tresna lan sumarah), penuh dengan perilaku &#13;
komunikasi yang harmonis. Dalam membangun komunikasi keluarga beda agama &#13;
lebih mengedepankan nilai-nilai terbuka, rukun, seimbang, empati atau ikut &#13;
merasakan (tepa selira), saling menghargai (mikul dhuwur mendhem jero), etis, &#13;
sopan, santun (tata krama dan unggah ungguh). -Sementara secara umum proses &#13;
komunikasi dalam keluarga beda agama dapat disebut komunikasi ragam budaya, &#13;
komunikasi pola pandang yang berbeda, selain katagori komunikasi antarbudaya. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan paradigm a kualitatif dengan metode &#13;
etnografi yang disandingkan dengan pendekatan komunikasi antarbudaya, dan &#13;
dipandu perspektif fenomenologi, perspektif interaksi simbolik, dan perspektif &#13;
dramaturgi. Basil temuan penelitian disampaikan dalam bentuk deskriptif, &#13;
sehingga dapat mempertegas bahwa perbedaan tidak selamanya menimbulkan &#13;
konflik, intoleran, etnosentris, melainkan perbedaan adalah faktor lain yang &#13;
memperkuat persamaan. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Mukti Ali</note>
 <subject authority="">
  <topic>melainkan perbedaan adalah faktor lain yang  mempe</topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Ali a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Ali a/R.17.59</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130100189</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.59)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ali a/R.17.59</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12749</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-24 13:28:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>