Analisis Perbandingan Model Prediksi Return Saham Berbasis Pendekatan Fundamental dan Teknikal
Ada dua macam analisis yang dikenal dalam dunia investasi saham yaitu
analisis fundamental dan analisis teknikal. Perbedaan dari kedua ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130700177 658.8 Wid a Perpustakaan Pusat (REF.12.338) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658.8 Wid a/R.12.338Penerbit Magister Ekonomi Dan Bisnis : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik ix,;62 hlm,;29,5 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658.8 Wid aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Santi Widyaningsih -
Ada dua macam analisis yang dikenal dalam dunia investasi saham yaitu
analisis fundamental dan analisis teknikal. Perbedaan dari kedua analisis ini
adalah jika analisis fundamentallebih menekankan pada estimasi nilai dari faktor
faktor yang mempengaruhi harga saham tersebut secara fundamental, sedangkan
analisis teknikal hanya dengan mengamati perubahan harga saham secara historis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor
makroekonomi seperti inflasi, kurs, dan tingkat suku bunga deposita serta
pengaruh variabel fundamental perusahaan seperti PER, MV A, dan PBV terhadap
return saham. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk membandingkan
akurasi model prediksi return saham dengan pendekatan teknikal dan model
prediksi saham dengan pendekatan fundamental. Adapun model yang dipakai
dalam pendekatan teknikal adalah model EGARCH (1,1) yang pada penelitian
terdahulu telah terbukti keakuratannya dalam memprediksi harga saham.
Sedangkan untuk model fundamental menggunakan analisis data panel dengan
Model Efek Tetap (MET).
Berdasarkan pengujian Model Efek Tetap (MET), penelitian menunjukkan
bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pada tingkat kepercayaan 95%
antara variabel PER, MV A, inflasi, kurs, dan deposito terhadap return saham
selama tahun 2008-2010. Selanjutnya, berdasarkan nilai Mean Absolut Percentage
Of Error (MAPE) didapatkan persentasi error yang lebih besar pada hasil prediksi
model estimasi dengan pendekatan fundamental. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa untuk prediksi return saham selama kurun waktu 24 bulan lebih akurat
dengan pendekatan teknikal EGARCH (1,1). -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






