Text
Hubungan Masyarakat Prinsip, Kasus, dan Masalah Satu
Istilah Public Relations yang di Indonesia secara umum diterjemahkan menjadi "Hubungan Masyarakat" tampak semakin berkembang, baik dalam kegiatan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FIB003941 301 MOO Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Ilmu BudayaJudul Seri -No. Panggil 301 MOOPenerbit Remaja Karya : Bandung., 1988 Deskripsi Fisik x, 352 hlm. ; 21 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi Ed. 1, Cet. 1Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Istilah Public Relations yang di Indonesia secara umum diterjemahkan menjadi "Hubungan Masyarakat" tampak semakin berkembang, baik dalam kegiatan studi secara akademik, maupun dalam kegiatan opera-sionalisasinya. Barangkali karena terjemahannya dianggap kurang tepat, maka istilah yang digunakan menjadi tidak seragam. Ada yang memakai istilah aslinya, yakni Public Relations yang sering disingkat menjadi "Purel", misalnya hotel-hotel; banyak juga yang menggunakan terjemahannya, yaitu Hu-bungan Masyarakat yang acapkali disingkat "Humas", misalnya lem-baga-lembaga pemerintahan. Sebenarnya penggunaan istilah yang berbeda itu tidak perlu diper-masalahkan, asal saja konseptualisasinya dan operasionalisasinya sama. "What is in a name", kata William Shakespeare, "Bunga mawar meskipun diganti namanya tetap saja harum." Tetapi kenyataan menunjukkan bahwa kegiatan yang dinamakan Humas itu di Indonesia banyak yang tidak sesuai dengan konsep Public Relations yang lahir dan berkembang di Amerika Serikat. Konsepnya seharusnya sama, demikian pula operasionalisasinya. Kalaupun berbeda dan memang seharusnya berbeda ialah dalam aplikasinya, karena antara Amerika dan Indonesia berbeda dalam ras, kebudayaan, ideologi politik, gaya hidup, dan sifat-sifat manusianya, baik sebagai individu, kelompok, maupun sebagai bangsa. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






