Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Pencegahan Luka Tekan Oleh Perawat di Ruang Intensif RSUP DR. Hasan Sadikin Bandung
Luka tekan merupakan salah satu dampak hospitalisasi pada pasien kritis.
Pencegahan luka tekan merupakan hal yang penting untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 011307000154 610.73 Mir a/R.22.144 Perpustakaan Pusat (REF.144) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Mir a/R.22.144Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xv, 66 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ristina Mirawanti -
Luka tekan merupakan salah satu dampak hospitalisasi pada pasien kritis.
Pencegahan luka tekan merupakan hal yang penting untuk mencegah dampak
buruk akibat luka tekan. Perawat memiliki peran yang penting dalam pencegahan
luka tekan. Akan tetapi, banyak perawat tidak melakukan upaya pencegahan luka
tekan seara maksimal. Dengan demikian pelaksanaan pencegahan luka tekan oleh
perawat yang belum maksimal perlu dikaj i untuk mengetahui faktor - faktor yang
memengaruhinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor - faktor
yang memengaruhi pelaksanaan pencegahan luka tekan oleh perawat.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan
rancangan deskripsi analitik observasional dengan pendekatan korelasional.
Penelitian ini dilakukan secara potong silang. Populasi pada penelitian ini adalah
perawat yang melakukan asuhan keperawatan langsung pada pasien di ruang
perawatan intensif Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total
sampling, yaitu 70 perawat di ruang perawatan intensif : GICU, CICU, dan
NCCU RSVP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Analisa yang dilakukan pada
penelitian ini dengan menggunakan analisa jalur.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara sikap dengan
intensi (koefisienjalur 0,292, p < 0,05), norma subyektif dengan intensi (koefisien
jalur 0,266, p < 0,05), Perceived Behavioral Control (PBC) dengan intensi
(koefisien jalur 0,388, p < 0,05), dan PBC dengan perilaku pencegahan luka tekan
(koefisien jalur 0,361, p < 0,05), sedangkan antara intensi dengan perilaku tidak
terdapat hubungan (koefisien jalur -0,189, p> 0,05). Sikap, norma subjektif, dan
PBC secara bersama - sama berhubungan dengan intensi perawat melakukan
pencegahan luka tekan. Sedangkan antara intensi dan PBC secara bersama - sama
tidak berhubungan dengan perilaku pencegahan luka tekan. Antara sikap, norma
subjektif, dan PBC memiliki hubungan yang saling timbal balik satu sama lain
dengan nilai p < 0.05. Kesimpulannya adalah faktor yang memengaruhi intensi
pencegahan luka tekan yaitu sikap, norma subjektif, serta PBC dan yang
memengaruhi perilaku pencegahan luka tekan secara langsung hanya PBC. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






