Detail Cantuman

Image of Hubungan Dukungan Sosial Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Yang Menjalani Prosedur Intervensi Koroner Perkutan Di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

 

Hubungan Dukungan Sosial Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Yang Menjalani Prosedur Intervensi Koroner Perkutan Di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung


Penyakit jantung koroner (pJK) merupakan penyebab utama kematian di
dunia. Intervensi koroner perkutan merupakan intervensi yang dapat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700160610.73 Rud h/R.22.203Perpustakaan Pusat (REF.203)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Rud h/R.22.203
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 80 hlm,; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Rud h/R.22.203
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penyakit jantung koroner (pJK) merupakan penyebab utama kematian di
    dunia. Intervensi koroner perkutan merupakan intervensi yang dapat menurunkan
    risiko kematian pada pasien dengan PJK. Meskipun intervensi koroner perkutan
    (IKP) dapat menurunkan risiko kematian pada pasien PJK, tetapi angka kematian
    karena PJK masih tetap tinggi karena munculnya kecemasan pada pasien yang
    menjalani IKP sehingga dapat memperburuk keadaan pasien.Untuk itu diperlukan
    tindakan yang komperhensif untuk menangani pasien yang menjalani prosedur IKP
    yang mengalami kecemasan. salah satu faktor yang dapat menurunkan tingkat
    kecemasan pada pasien adalah dengan mengoptimalkan dukungan sosial.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan
    tingkat kecemasan pada pasien yang menjalani prosedur IKP di RSVP dr. Hasan
    Sadikin Bandung. jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional
    dengan rancangan potong silang. Jumlah sampel sebanyak 60 responden yang
    diambil menggunakan consecutive sampling sesuai criteria inklusi dan eksklusi,
    Pengukuran kecemasan menggunakan State Anxiety Inventory. dan pengukuran
    dukungan keluarga menggunakan instrumen ENRICHD Social Support inventory.

    Sebanyak 27 responden (45,0%) mengalami tingkat kecemasan ringan , 24
    (40,0%) responden mengalami tingkat kecemasan sedang, dan 9 (15,0%) responden
    yang mengalami tingkat kecemasan berat. Sedangkan untuk dukungan sosial,
    sebanyak 34 (56,7%) responden mendapat dukungan emosional, 34(56,7%)
    responden mendapat dukungan instrumental, dan sebanyak 31 (51,7%) respond en
    mendapat dukungan struktural. Berdasarkan hasil uji korelasi Rho Spearman
    diperoleh bahwa dukungan sosial berhubungan dengan tingkat kecemasan pada
    pasien yang menjlani prosedur IKP di RSVP Dr. Hasan Sadikin Bandung (p = 0,000,
    r = - 0,505). dukungan emosional (p = 0,000, r = -0,567) dan instrumental (p = 0,000,
    r = -0,456) memiliki hubungan dengan tingkat kecemasan pasien, sedangkan
    dukungan struktural (p = 0,055) tidak mempunyai hubungan dengan tingkat
    kecemasan pasien.

    Simpulan: Terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat
    kecemasan pasien yang menjalani prosedur IKP.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi