Detail Cantuman

Image of Evaluasi Kegiatan Impor Bawang Merah Ditinjau Dari Penerapan Prinsip Kehati-hatian

 

Evaluasi Kegiatan Impor Bawang Merah Ditinjau Dari Penerapan Prinsip Kehati-hatian


EV ALUASI KEGIATAN IMPOR BA WANG MERAH DITINJAU DARI
PENERAP ANPRINSIP KEHATI-HA TIAN

(Studi Kasus di Desa Sidamulya ...

  • Tidak ada salinan data

  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Okt e/R.25.103
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;98 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Okt e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • EV ALUASI KEGIATAN IMPOR BA WANG MERAH DITINJAU DARI
    PENERAP ANPRINSIP KEHATI-HA TIAN

    (Studi Kasus di Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes)

    ABSTRAK

    Tingginya harga bawang merah pada akhir tahun 2010 menyebabkan
    pemerintah mengambi1 kebijakan untuk membuka pintu impor. Namun sebagai
    negara produsen bawang merah, Indonesia hams berhati-hati da1am me1akukan impor
    bawang merah. Pene1itian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan impor
    bawang merah terhadap 1ingkungan, usaha tani bawang merah lokal dan pemanfaatan
    bibit bawang merah 10ka1 serta untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang
    terjadi dalam upaya pelaksanaan prinsip kehati-hatian dalam kegiatan impor bawang
    merah.

    Metoda yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode campuran yakni
    penelitian yang mengkombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan
    kua1itatif digunakan untuk menggali pengamh impor bawang merah terhadap
    lingkungan dan usaha tani lokal serta hambatan-hambatan penerapan kehati-hatian
    yang terjadi dalam kegiatan impor bawang merah, sedangkan pendekatan kuantitatif
    digunakan untuk mengukur sejauhmana pengaruh kegiatan impor bawang merah
    terhadap usaha tani lokal di lokasi penelitian.

    Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh impor bawang merah terhadap
    lingkungan biofisik di Desa Sidamulya tidak tampak walaupun dalam pene1itian lain
    menunjukan OPT terkandung dalam bawang merah yang diimpor. Sementara itu,
    pengaruh impor bawang merah terhadap usaha tani 10ka1 besar, utamanya terhadap
    harga bawang merah dan pendapatan petani lokal. Kegiatan impor bawang merah
    juga berpengaruh pada penurunan jumlah produksi, luas panen, produktivitas dan luas
    lahan pertanian bawang merah di Kab. Brebes. Bawang merah impor tidak
    memberikan pengaruh terhadap pemanfaatan bibit ku1tivar 10ka1 di Desa Sidamulya
    sebab responden lebih memi1ih menggunakan kultivar 10ka1 seperti Bima Curut
    dibanding bibit bawang merah impor. Hambatan-hambatan da1am penerapan prinsip
    kehati-hatian da1am impor bawang merah ia1ah kurangnya data kebutuhan bawang
    merah nasional, be1um ada 1abelisasi untuk berbagai ku1tivar bawang merah 10ka1,
    lemahnya pengawasan terhadap tata niaga bawang merah, aturan mengenai impor
    bawang merah sering kali mengalami perubahan, serta teknologi dan a1at yang tidak
    memadai.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi