Detail Cantuman

Image of Strategi Konservasi Tanah dan Air Untuk Memperpanjang Layanan Waduk Jatigede (Studi kasus DAS Cimanuk Hulu)

 

Strategi Konservasi Tanah dan Air Untuk Memperpanjang Layanan Waduk Jatigede (Studi kasus DAS Cimanuk Hulu)


Strategi Konservasi Tanah dan Air

untuk Memperpanjang Layanan Waduk Jatigede
( Studi Kasus DAS Cimanuk Hulu)

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700166333.7 Sut s/R.25.153Perpustakaan Pusat (REF/153)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Sut s/R.25.153
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;322 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Sut s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Strategi Konservasi Tanah dan Air

    untuk Memperpanjang Layanan Waduk Jatigede
    ( Studi Kasus DAS Cimanuk Hulu)

    ABSTRAK

    Dampak erosi dan sedimentasi pada daerah tangkapan air dapat menjadi ancaman
    terhadap keberlanjutan fungsi rencana Waduk Jatigede. Tingginya laju erosi pada
    daerah tangkapan akan meningkatkan laju sedimentasi waduk, yang dapat
    mengurangi umur rencana waduk itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan suatu
    perlindungan terhadap keberlangsungan umur rencana Waduk Jatigede melalui
    konservasi tanah dan air pada daerah tangkapan air rencana waduk. Penelitian ini
    bertujuan mengetahui kapasitas daya tampung sedimen rencana Waduk Jatigede
    terhadap laju erosi di daerah tangkapan air waduk serta menghasilkan strategi
    konservasi tanah dan air pengelolaan rencana Waduk Jatigede untuk
    memperpanjang umur waduk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian
    ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode
    dokumentasi dan wawancara pada instansi BBWS Cimanuk Cisanggarung,
    BPDAS Cimanuk Citanduy, Kabupaten Garut dan Sumedang, tokoh masyarakat,
    dan pakar. Analisis yang dilakukan adalah analisis kondisi daerah tangkapan air
    rencana Waduk Jatigede "tanpa" dan "dengan" kegiatan pengelolaan konservasi
    tanah dan air, analisis umur layanan rencana Waduk Jatigede berdasarkan daya
    tampung sedimen dan analisis Promethee. Berdasarkan kondisi "tanpa" dan
    "dengan" kegiatan konservasi tanah dan air, hasil prakiraan laju erosi yang terjadi
    di daerah tangkapan air rencana Waduk Jatigede adalah 57.038.437,89 ton/th
    ("tanpa") dan 33.378.157,89 ton/th ("dengan"). Dari ha! tersebut, prakiraan
    deposit sedimen yang masuk ke dalam waduk akan melampaui kapasitas daya
    tampung sedimen waduk pada tahun ke-21 pada keadaan "tanpa" dan di tahun ke-
    29 pada keadaan "dengan" kegiatan konservasi tanah air. Persentase umur layanan
    waduk terhadap kegiatan irigasi mencapai 80,72 % pada keadaan "tanpa" dan
    90,91 % pada keadaan "dengan" kegiatan konservasi tanah air. Hasil strategi yang
    diperoleh adalah prakiraan deposit sedimen yang masuk ke dalam waduk akan
    melampaui kapasitas daya tampung sedimen waduk pada tahun ke-34 dan
    persentase umur layanan waduk terhadap kegiatan irigasi mencapai 94,73 %.
    Untuk memperpanjang umur layanan waduk yang didasarkan pada kegiatan
    pengelolaan konservasi tanah dan air, diperlukan suatu upaya strategis, yaitu
    melibatkan peran serta masyarakat dalam menanggapi usulan kegiatan
    pengelolaan konservasi tanah dan air dan perluasan daerah kegiatan pengelolaan
    konservasi tanah dan air dengan menentukan prioritas altematif kegiatan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi