Detail Cantuman

Image of Konstruksi makna perkawinan lintas budaya bagi perempuan indonesia pelaku kawin campur

 

Konstruksi makna perkawinan lintas budaya bagi perempuan indonesia pelaku kawin campur


KONSTRlJKSI ~IAKNA PERKA WINAN LINT AS BlJDAYA BAGI
PEREMPlJAN INDONESIA PELAKlJ KA WIN CAMPlJR

(Studi Fenomenologi tentang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700270302.2 Pra k/R.21.143Perpustakaan Pusat (REF.21.143)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Pra k/R.21.143
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 387 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Pra k/R.21.143
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KONSTRlJKSI ~IAKNA PERKA WINAN LINT AS BlJDAYA BAGI
    PEREMPlJAN INDONESIA PELAKlJ KA WIN CAMPlJR

    (Studi Fenomenologi tentang Konstruksi Makna Perkawinan Lintas Budaya
    Antara Budaya Indonesia dan Budaya Barat bagi Perempuan Indonesia
    yang Bersuamikan Laki-laki Bule di Jakarta)

    Benazir Bona Pratamawaty, 210120110007, 2013, "Konstruksi Makna
    Perkawinan Lintas Budaya bagi Perempuan Indonesia Pelaku Kawin Campur:

    Studi Fenomenologi tentang Konstruksi Makna Perkawinan Lintas Budaya Antara
    Budaya Indonesia dan Budaya Barat bagi Perempuan Indonesia yang
    Bersuamikan Laki-laki Bule di Jakarta", Prof. H. Deddy Mulyana MA, Ph.D
    sebagai Ketua Tim Pembimbing dan Drs. Dadang Sugiana, M.Si sebagai Anggota
    Tim Pembimbing, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.

    Tesis dengan judul Konstruksi Makna Perkawinan Lintas Budaya bagi
    Perempuan Indonesia Pelaku Kawin Campur bermaksud untuk memahami
    konstruksi makna perkawinan lintas budaya bagi perempuan Indonesia yang
    bersuamikan laki-Iaki bule. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
    mendeskripsikan motif perempuan Indonesia menikah dengan laki-laki bule,
    mendeskripsikan makna perkawinan lintas budaya bagi perempuan Indonesia
    pelaku kawin cam pur, mendeskripsikan makna peran dan posisi perempuan dalam
    keluarga dan masyarakat bagi perempuan Indonesia pelaku kawin eampur,
    mendeskripsikan sikap perempuan Indonesia pelaku kawin campur terhadap
    masyarakat dan lingkungan pergaulannya, serta mendeskripsikan eara asuh anak
    hasil kawin cam pur bagi perempuan Indonesia pelaku kawin eampur.

    Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah: Bagaimana motif perempuan
    Indonesia menikah dengan bule? Bagaimana perempuan Indonesia pelaku kawin
    eampur memaknai perkawinan lintas budaya? Bagaimana perempuan Indonesia
    pelaku kawin eampur memaknai peran dan posisinya dalam keluarga dan
    masyarakat? Bagaimana perempuan Indonesia pelaku kawin campur bersikap
    terhadap masyarakat dan lingkungan pergaulan disekitarnya? Bagaimana
    perempuan Indonesia pelaku kawin eampur menerapkan eara asuh pada anak hasil
    kawin cam pur? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
    kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah
    perempuan Indonesia yang bersuamikan laki-laki bule dan berdomisili di Jakarta.
    Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi
    non partisipatif dan wawaneara mendalam.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Indonesia menikahi laki­
    laki bule dengan motif penghargaan (harga diri), motif harapan untuk hidup lebih
    baik, motif akan pemenuhan diri, dan motif einta. Perempuan Indonesia pelaku
    kawin campur mengkonstruksi makna perkawinan lintas budaya yang dijalaninya
    sebagai sebuah hubungan partnership yang menjunjung tinggi kesetaraan peran
    dan posisi suami dan istri, sikap suami yang menjunjung tinggi privasi melahirka
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi