Pencapaian tujuan pembangunan milenium di indonesia perspektif keamanan kemanusiaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
pelaksanaan komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai MDG's pertama
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130700103 327 Ris p/R.17.103 Perpustakaan Pusat (REF.17.103) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 327 Ris p/R.17.103Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xiv,; 123 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 327Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Miarisoa Risianjia -
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
pelaksanaan komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai MDG's pertama
yakni penanggulangan kemiskinan dan kelaparan. Jika dilihat dari perspektif
keamanan mansusia, terutama keamanan ekonomi dan keamanan pangan
bagaimana negara ini melindungi masyarakat dari ancaman kemiskinan dan
kelaparan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Pengumpulan
data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara kepada informan
representatif dari pemerintah yaitu Utusan Khusus Presiden RI untuk MDG's,
Sekretariat MDG's Nasional, Deputy Director of Economic Development and
Environmental Affairs Kementerian Luar Negeri RI; dan informan dari Lembaga
yaitu Koordinator Divisi Advokasi dan Jaringan LSM Sajogyo Institute; Peneliti
tentang perburuhan dan pangan LSM Akatiga.
Hasil penelitian menunjukan bahwa berbagai upaya dan program
pemerintah Indonesia untuk menanggulangi kemiskinan dan kelaparan dalam
rangka MDG's, pada satu si si berkontribusi memberikan keamanan secara
ekonomi dan pangan bagi masyarakat yang terkena manfaatnya, tetapi pada sisi
yang lain pelaksanaan di lapangan terlihat selalu ada kesenjangan dan
permasalahan. Hal itu ditambah dengan berbagai tantangan yang membuat upaya
pemerintah belum sepenuhnya kondusif bagi keamanan manusia, yaitu
kebebasan dan kesejahteraan masyarakat.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






