
Text
Penetapan Kadar Amfisilin dalam Kaplet, Sirup, dan Injeksi dengan Metode Titrasi Iodometri, Metode Difusi, dan Metode KCKT.
Telah dilakukan penelitian terhadap beberapa metode penetapan kadar ampisilin untuk mencari metode yang paling tepat untuk penetapan kadar ampisilin ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021031000018 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 1297Penerbit : ., 2003 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 1297Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Telah dilakukan penelitian terhadap beberapa metode penetapan kadar ampisilin untuk mencari metode yang paling tepat untuk penetapan kadar ampisilin dalam bentuk sediaan kaplet, sirup dan injeksi. Metode-metode yang diteliti adalah titrasi iodometri, penetapan potensi cara difusi, dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Bahan uji penelitian terdiri dari bentuk sediaan kaplet, sirup, dan injeksi generik produksi pabrik farmasi BUMN dan non generik produksi pabrik farmasi PMA. Metode dengan nilai koefisien variasi paling kecil adalah metode titrasi iodometri untuk seluruh jenis sediaan, yaitu 1,07% untuk kaplet generik; 1,93% untuk kaplet non generik; 2,16% untuk sirup generik; 1,28% untuk sirup non generik; 2,02% untuk injeksi generik; dan 2,07% untuk injeksi non generik. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa titrasi iodometri adalah metode yang paling tepat untuk menetapkan kadar ampisilin dalam bentuk sediaan kaplet, sirup, dan injeksi dibandingkan dengan kedua metode lainnya. Hasil analisis statistik dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk generik dan non generik sediaan ampisilin tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap hasil pemeriksaan kadar dengan menggunakan ketiga metode tersebut. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






