Detail Cantuman

Image of faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat kota Bandung dalam memilih calon gubernur dan wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah Jawa barat2013

 

faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat kota Bandung dalam memilih calon gubernur dan wakil gubernur pada pemilihan kepala daerah Jawa barat2013


Sebagai salah satu agenda politik di era refonnasi, Pemilihan Kepala Daerah
secara langsung merupakan hasil demokratisasi politik sebagai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700058320 Kar f/R.17.56Perpustakaan Pusat (REF.17.56)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Kar f/R.17.56
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    vii,; 92 hlm,; 29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Kar f
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sebagai salah satu agenda politik di era refonnasi, Pemilihan Kepala Daerah
    secara langsung merupakan hasil demokratisasi politik sebagai konsekuensi dari
    proses refonnasi politik. Adanya perubahan sistem pada Pemilihan Kepala Daerah
    mempunyai konsekuensi terhadap perubahan perilaku pemilih juga. Jika
    sebelumnya, masyarakat di tingkat lokal hanya mewakilkan pemilihan kepala
    daerah kepada para wakil rakyat di DPRD, dengan adanya perubahan sistem ini,
    masyarakat dapat memperhatikan dan memilih siapa yang pantas menjadi
    pemimpin daerahnya.

    Jawa Barat akan menyelenggarakan kembali Pemilihan Kepala Daerah untuk yang
    kedua kalinya. Adapun pasangan cagub dan cawagub yang menjadi kontestan
    dalam ajang Pilkada ini dihiasi dengan hadimya figur-figur dari kalangan
    selebritis, pada No urut 1 adalah Dikdik Muliana Arief Mansyur dan Cecep NS
    Toyib, No urut 2 adalah pasangan lrianto MS Syafiudin (Yance) dan Tatang
    Farhanul Hakim, No urut 3 adalah pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksamana, No
    Urut 4 adalah pasangan Ahmad Heryawan dan Dedy Mizwar, No urut 5 adalah
    pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki. Namun apakah faktor
    popularitas mempengaruhi seseorang dalam memilih, dan inilah yang menjadi
    ketertarikan penulis untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang
    mempengaruhi masyarakat Kota Bandung dalam memilih cagub dan cawagub
    pada Pilkada Jabar 2013.

    Perilaku memilih merupakan aktivitas warga Negara dalam pemilihan umum yang
    berupa kegiatan membuat suatu keputusan untuk memilih ataupun tidak memilih,
    dan jika memilih akan memilih kandidat atau partai apa. Pendekatan yang
    digunakan untuk memahami perilaku pemilih adalah pendekatan Struktural,
    pendekatan sosiologis, pendekatan ekologis, pendekatan sosial dan pendekatan
    pilihan rasional.

    Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis faktor (factor analysis), karena
    teknik analisa ini mampu menemukan hubungan (interrelationship) antar
    sejumlah variabel yang saling independen satu dengan yang lain, sehingga bisa
    dibuat satu atau beberapa kumpulan variabel yang lebih sedikit dari jumlah
    variabel awal. Analisis faktor pada peneltian ini digunakan untuk mengetahui
    faktor-faktor dominan (yang saling memiliki keterhubungan) yang mempengaruhi
    perilaku memilih masyarakat kota Bandung pada Pilkada J abar 2013.

    Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh 7 faktor utama yang memberikan
    pengaruh terhadap perilaku memilih masyarakat kota Bandung yakni : memilih
    berdasarkan latarbelakang pendidikan, memilih berdasarkan popularitas, memilih
    cagub dan cawagub yang tidak bergaya hidup mewah, memilih berdasarkan
    pengalaman di bidang politik, memilih berdasarkan ketaatan dalam beribadah,
    memilih berdasarkan dukungan dari tokoh agama, dan memilih berdasarkan
    penguasaan terhadap bahasa daerah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi