implementasi program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri perkotaan di kota Pontianak
Kurang berhasilnya implementasi PNPM Mandiri Perkotaan disebabkan
banyak faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Penelitian ini ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130100034 351 Mar i/R.17.331 Perpustakaan Pusat (REF.17.331) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 351 Mar i/R.17.331Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xiv,;211 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 Mar iTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Sri Maryuni -
Kurang berhasilnya implementasi PNPM Mandiri Perkotaan disebabkan
banyak faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Penelitian ini
bertujuan untuk memperoleh pengetahuan, pemahaman dan konsep baru
mengenai implementasi kebijakan publik dengan menggunakan metode deskriptif
kualitatif.
Dari informasi yang didapat menunjukkan bahwa proses implementasi
program dilakukan melalui aktivitas pengorganisasian, interpretasi dan aplikasi
dengan melibatkan unsur-unsur pelaksana, program yang dilaksanakan, target
groupnya dan faktor lingkungan.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kurang berhasilnya implementasi
PNPM Mandiri Perkotaan di Kota Pontianak disebabkan oleh kebijakan
(program) yang diidealkan, kelompok sasaran (target groups), organisasi
pelaksana (implementor) dan faktor lingkungan. Keempat faktor tersebut
merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi
sehingga membentuk policy cycle. Dalam mengimplementasikan program ini,
pendekatan yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat untuk membentuk
kemandirian masyarakat dan pemerintah daerah dengan difasilitasi oleh lembaga
keswadayaan masyarakat. Lembaga keswadayaan masyarakat merupakan wadah
penyaluran aspirasi masyarakat miskin untuk mengakses penerapan program
tersebut. Kenyataannya sangat sulit untuk mendorong masyarakat miskin
berpartisipasi dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemberdayaan ini.
Untuk itu relawan masyarakat harus bekerja keras memperjuangkan aspirasi
masyarakat miskin melalui rembug kesiapan warga dan Musrenbang yang
dilaksanakan secara periodik.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






