Detail Cantuman

Image of perilaku pegawai dalam pelayanan izin mendirikan bangunan pada badan pelayanan perizinan terpadu kota Bandung

 

perilaku pegawai dalam pelayanan izin mendirikan bangunan pada badan pelayanan perizinan terpadu kota Bandung


Penelitian ini mengkaji masalah perilaku pegawai dalam pelayanan izin
mendirikan bangunan di Kota Bandung. Yang menjadi masalah dalam ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100045658 kur p/R.17.504Perpustakaan Pusat (REF,17,504)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658 kur p/R.17.504
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;231 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658 Kur p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini mengkaji masalah perilaku pegawai dalam pelayanan izin
    mendirikan bangunan di Kota Bandung. Yang menjadi masalah dalam penelitian
    ini adalah perilaku pegawai Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Bandung
    dalam pelayanan Izin Mendirikan Bangunan belum sesuai dengan harapan
    masyarakat. Perilaku pegawai mempunyai nilai strategis dalam proses pelayanan
    . publik, karena perilaku pegawai seringkali dijadikan sebagai ukuran baik
    buruknya pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Penelitian ini bertujuan mengungkapkan secara mendalam bagaimana
    perilaku pegawai dalam pelayanan Izin Mendirikan Bangunan di Badan Pelayanan
    Perizinan Terpadu Kota Bandung dan menemukan konsep baru mengenai aspek­
    aspek yang membentuk perilaku pegawai dalam pelayanan Izin Mendirikan
    Bangunan. Penelitian ini menggunakan hipotesis kerja : " Perilaku pegawai dalam
    pelayanan izin mendirikan bangunan dibentuk oleh aspek-aspek individu,
    organisasi, dan psikologis." Teori yang digunakan sebagai acuan dalam penelitian
    ini adalah teori dari Gibson, yang menyatakan bahwa perilaku pegawai dibentuk
    berdasarkan aspek inidividu, psikologis dan organisasi. Metode yang digunakan
    adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan
    observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.

    Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pegawai dalam
    pelayanan 1MB di Kota Bandung belum sesuai dengan harapan masyarakat. Hal
    ini dikarenakan masih terdapatnya pegawai yang kurang memiliki kemampuan,
    terutama kemampuan yang bersifat teknis, belum berubahnya persepsi dan pola
    pikir para pegawai tentang paradigma pelayanan, para pegawai pada umumnya
    bekerja berdasarkan motif kebutuhan dan kepentingan pribadi yang lebih besar
    daripada kepentingan organisasi, masih lemahnya pengawasan oleh pimpinan
    terhadap perilaku para pegawai dalam memberikan pelayanan sehingga para
    pegawai cenderung melanggar etika dalam bekerja, sikap dan perilaku pegawai
    yang birokratis, arogan, merasa dibutuhkan oleh masyarakat, cenderung koruptif,
    diskriminatif dan tidak transparan dalam memberikan pelayanan. Sehingga hal ini
    berimplikasi pada lambatnya proses penyelesaian izin mendirikan bangunan serta
    membengkaknya biaya perizinan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi