Detail Cantuman

Image of tingkat kepuasan pemustaka terhadap mutu pelayanan perpustakaan berbasis sistem manajemen mutu iso 9001:2008. survey tentang kepuasan pemustaka terhadap mutu pelayanan perpustakaan berbasis sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 di perpustakaan IPB, Bogor, Jawa barat

 

tingkat kepuasan pemustaka terhadap mutu pelayanan perpustakaan berbasis sistem manajemen mutu iso 9001:2008. survey tentang kepuasan pemustaka terhadap mutu pelayanan perpustakaan berbasis sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 di perpustakaan IPB, Bogor, Jawa barat


Penelitian ini bertujuan untuk:: memahami bagaimana pandangan
kelompok profesional di perpustakaan mengenai sifat dasar teknologi (nature of ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700074020 Wah t/ R 21.30Perpustakaan Pusat (REF 21.30)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    020 Wah t
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    020 Wah t.
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk:: memahami bagaimana pandangan
    kelompok profesional di perpustakaan mengenai sifat dasar teknologi (nature of
    technology) sistem infromasi, memahami bagaimana pandangan kelompok
    profesional di perpustakaan mengenai strategi teknologi (technology strategy)
    yang dilakukan dan memahami bagaimana pandangan kelompok profesional di
    perpustakaan mengenai penggunaan teknologi (technology in use) dalam
    implementasi sistem informasi di Perpustaakaan Unversitas Jember. Penelitian ini
    mengunakan teori konstruksi sosial teknologi (Social Construction Of
    Technology/SCOT Theory) dan teori Technological Frame, dimana metodelogi
    yang digunakan adalah metode kualitatif Untuk: mendapatkan tujuan ini
    digunakan wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan terstruktur
    dan semi tersetruktur, dengan mendasarkan pada konsep Orlikowski dan Gash
    yakni nature of technology; technology strategy. and; technology in use. Teori
    technological frame ini juga menjadi dasar peneliti untuk mengkategorikan aktor
    yang terlibat dalam penelitian menjadi ke1ompok manajemen (managers); Teknisi
    (technologists); and kelompok users. Hasil penelitian menunjukan disamping
    terdapat persamaan dalam aspek kognitif, juga terdapat banyak perbedaan dalam
    aspek kognitif diantara kelompok sosial yang terlibat dalam implementasi sistem
    informasi ini. Perbedaait dalam aspek kognitif ini berarti bahwa kelompok
    profesional cenderung berada pada posisi inkongruen, dimana mereka berada pada
    perbedaan penting dalam ekspektasi, asumsi dan pengetahuan mengenai aspek
    kunci dari teknologi. Mengacu pada konsep technological frame, ketika
    inkongruen dalam technologicalframe eksis, organisasi akan mengalami kesulitan
    dan konflik seputar membangun, mengimplementasikan dan menggunakan
    teknologi tersebut. Berdasar hasil penelitian ini, peneliti menyarankan pentingnya
    manajemen untuk: mengoptimalkan penggunaan sistem informasi dengan
    mempertimbangkan masukan dari semua aktor yang terlibat dalam implementasi
    sistem informasi sebagaimana peneliti sampaikan pada tesis ini.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi