Detail Cantuman

Image of proses komunikasi pemasaran rumah zakat (studi kasus terhadap strategi komunikasi pemasaran melalui media spanduk yang dilakukan oleh rumah zakat di Bandung)

 

proses komunikasi pemasaran rumah zakat (studi kasus terhadap strategi komunikasi pemasaran melalui media spanduk yang dilakukan oleh rumah zakat di Bandung)


Fenomena merebaknya lembaga pengelola zakat muncul seiring dengan
VU No. 3 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat Hal ini membawa konsekuensi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0100113070008302.2 Irf p/R.21.97Perpustakaan Pusat (REF.21.97)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Irf p/R.21.97
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix, 186 hlm, ; ill, ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Irf p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Fenomena merebaknya lembaga pengelola zakat muncul seiring dengan
    VU No. 3 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat Hal ini membawa konsekuensi
    kompetisi antar lembaga pengelola zakat melalui strategi untuk meraih calon
    donatur. Strategi tersebut diantaranya melalui komunikasi pemasaran. Dalam
    penelitian ini mengkaji tentang Proses Komunikasi Pemasaran Rumah Zakat
    (Studi Kasus terhadap Strategi Komunikasi Pemasaran melalui Media Spanduk
    yang dilakukan oleh Rumah Zakat di Bandung).

    Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan metode deskriptif
    melalui tehnik studi kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
    proses komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh organisasi nirlaba Rumah
    Zakat melalui media spanduk dan pemaimaan yang diJakukan oleh para donatur
    Rumah Zakat.

    Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa proses
    komunikasi pemasaran sebagai sebuah strategi yang dilakukan oleh Rumah Zakat
    untuk membangun pencitraan dengan kekhasannya yang unik, terdapat kesamaan
    persepsi dalam pemaknaan dari para donaturnyajika melihat dari aspek keinginun
    (desirability), eksklusifitas (exclusiveness), dan kepercayaan (believability). Hasil
    analisis ini ditinjau dari dukungan teori konstruksi sosial.

    Sejalan dengan perkembangan waktu, perlu dicermati keberadaan lembaga
    pengelolaan zakat yang dalam bentuk keorganisasiannya adalah organisasi sosial
    atau nirlaba. Ketika mereka menyadari adanya kompetisi antar lembaga yang
    sama, maka hukum pasar berbicara. Sehingga kondisi persaingan antar organisasi
    tersebut akan semakin besar. Akan menjadi tidak kondusif ketika melupakan misi
    dan visi dari masing-rnasing organisasi sosial tersebut dengan melupakan koridor
    antara misi sosial dan misi bisnis. Sehingga perlu adanya ctika yang dibangun
    untuk menciptakan komitmen bersama dalam mengedepankan pada misi sosial
    dalam komunikasi pemasarannya.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi