Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol, Fraksi n-Heksan, Fraksi Etil Asetat dan Fraksi Air dari Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) Pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster


Pengujian aktivitas antihiperurisemia secara in vivo dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air dari daun salam ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000200Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3493
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3493
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pengujian aktivitas antihiperurisemia secara in vivo dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air dari daun salam (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp) telah dilakukan. Dosis zat uji yang digunakan adalah 200 mg/kg BB. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan etanol 70% dan fraksinasi secara Ekstraksi Cair-cair (ECC). Dilakukan pula pemeriksaan parameter kualitas ekstrak daun salam. Mencit jantan galur Swiss Webster sebagai hewan uji dibuat hiperurisemia dengan diinduksi oleh kalium oksonat dosis 300 mg/kg BB dan jus hati ayam dosis 0,5mL/20g BB. Dihitung persen penurunan kadar asam urat dan efektivitas zat uji. Diperoleh hasil bahwa ekstrak etanol, fraksi etil asetat dan fraksi air dari daun salam memiliki aktivitas hiperurisemia. Hasil terbaik diberikan oleh fraksi air dengan persen penurunan sebesar 42,197%.
    Kata kunci : antihiperurisemia, daun salam, persentase penurunan, fraksi air.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi