
Text
Multiplikasi Metabolit Sekunder dari Planlet Herba Sasaladaan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) Hasil Kultur Jaringan Pada Media DKW (Driver & Kuniyuki, Walnut)
Sasaladaan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) merupakan tumbuhan yang sering digunakan masyarakat sebagai penurun gula darah. Penelitian ini bertujuan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021161000194 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3487Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3487Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Sasaladaan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) merupakan tumbuhan yang sering digunakan masyarakat sebagai penurun gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sasaladaan hasil kultur jaringan pada media DKW menghasilkan metabolit sekunder sama dengan senyawa Peperokromen A yang diperoleh dari sasaladaan liar. Planlet di maserasi selama 2 x 3 jam menggunakan etanol 96% dan dilakukan pemeriksaan metabolit sekunder secara KLT (Kromatografi Lapis Tipis) dengan eluen kloroform:etil asetat (7:3). Hasil parameter pada planlet kultur jaringan adalah rata-rata saat muncul akar 12 HST (Hari setelah tanam), saat muncul tunas 14 HST, saat muncul daun 18 HST dan jumlah berat segar planlet 15,37 gram. Hasil KLT, terdapat bercak kuning pada sinar Uv 366 nm ekstrak planlet Rf 0.816, senyawa Peperokromen A Rf 0.83 dan ekstrak sasaladaan liar 0.8 terlihat bercak merah. Penelitian ini dapat disimpulkan, ekstrak planlet memiliki metabolit sekunder sama dengan senyawa Peperokromen A yang lebih baik dibandingkan ekstrak sasaladaan liar.
Kata kunci: Sasaladaan, Kultur Jaringan, Ekstraksi, Senyawa Peperokromen A, Kromatografi Lapis Tipis. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






