Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengujian Stabilitas Vitamin A Dalam Sediaan Serum Otologus Dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)


Serum otologus merupakan bagian plasma darah yang sudah dipisahkan dari fibrinogen yang digunakan kepada individu yang sama. Sediaan tetes mata ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000186Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3479
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3479
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Serum otologus merupakan bagian plasma darah yang sudah dipisahkan dari fibrinogen yang digunakan kepada individu yang sama. Sediaan tetes mata otologus digunakan untuk pengobatan penyakit Dry Eyes. Di dalam serum otologus mengandung retinol atau vitamin A, yang berfungsi untuk diferensiasi sel penglihatan. Retinol atau vitamin A tidak stabil terhadap reaksi oksidasi. Proses liofilisasi atau freeze-dry merupakan tahapan penting untuk meningkatkan stabilitas obat-obatan yang labil, terutama untuk obat golongan protein. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui stabilitas kadar vitamin A dalam sediaan otologus yang sudah dikeringkan dengan metode freeze dry dan tidak dikeringkan dalam waktu penyimpanan selama 15 hari pada suhu 40C. Analisis menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) fasa terbalik dengan kolom LiChrospher 100 RP-18 Endscappped dan detektor Photo Diode Array pada 340 nm, fase gerak metanol dan akuabides (95 ; 5) dengan laju alir 1,0 ml/menit. Hasil analisis stabilitas retinol dalam serum otologus yang dikeringkan dan tidak dikeringkan menunjukan adanya perubahan konsentrasi dalam 23 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh waktu penyimpanan terhadap kestabilan kadar retinol dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 (P<0,05) pada serum otologus yang dikeringkan maupun tidak dikeringkan. Sementara itu metode pengeringan serum dengan cara freeze dry menunjukkan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kadar serum hingga penyimpanan 23 hari.



    Kata kunci : Retinol (Vitamin A), Serum Otologus, verifikasi metode, KCKT
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi