Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antipiretik Ekstrak Daun Plectranthus scutellarioides Pada mencit Putih Jantan Galur Swiss Webster Yang Diinduksi Vaksin Difteri Pertusis Tetanus


Daun Plectranthus scutellarioides memiliki metabolit sekunder yang diperkirakan memiliki aktivitas antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000178Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3471
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3471
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Daun Plectranthus scutellarioides memiliki metabolit sekunder yang diperkirakan memiliki aktivitas antipiretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antipiretik dan dosis efektif ekstrak daun Plectranthus scutellarioides. Metode yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 70% dan uji aktivitas antipiretik pada mencit putih jantan galur swiss webster yang diinduksi vaksin difteri pertusis tetanus (DPT). Mencit dibagi menjadi sembilan kelompok perlakuan. Setiap mencit diinduksi dengan 0,1 ml vaksin DPT. Kelompok pertama diberi PGA 2%. Kelompok dua hingga lima diberi parasetamol dosis 0,325; 0,65; 1,3; dan 2,6 mg/20 g BB, secara berturut-turut. Kelompok enam hingga sembilan diberi ekstrak daun Plectranthus scutellarioides dosis 1,4; 2,8; 5,6; dan 11,2 mg/20 g BB, secara berturut-turut. Data hasil pengukuran dianalisis secara statistik menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun Plectranthus scutellarioides dan parasetamol dapat menurunkan suhu demam. Dosis efektif ekstrak sebagai antipiretik adalah 5,6 mg/20 g BB.

    Kata Kunci : Plectranthus scutellarioides, vaksin DPT, ekstrak etanol, antipiretik
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi