
Text
Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Sediaan Ayurveda Triphala, Buah Malaka (Emblica officinalis Gaertn.), Buah Jaha (Terminalia bellirica (Gaertn.) Roxb.), dan Buah Manja Lawai (Terminalia chebula Retz.) Terhadap Sel Kanker Serviks HeLa
Kanker serviks menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian utama dan jenis kanker yang paling banyak diderita oleh wanita di indonesia. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021161000173 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3466Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3466Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Kanker serviks menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian utama dan jenis kanker yang paling banyak diderita oleh wanita di indonesia. Terdapat banyak jenis pengobatan kanker, salah satunya adalah kemoterapi namun efektivitasnya belum signifikan dan keamanannya rendah. Oleh karena itu, masih terus dilakukan pencarian obat antikanker yang efektif dan aman yang berasal dari tanaman untuk mengatasi penyakit ini. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan pengukuran sitotoksisitas buah Malaka (Emblica officinalis Gaertn.), buah Jaha (Terminalia bellirica (Gaertn.) Roxb.), buah Manja Lawai (Terminalia chebula Retz.) dan Triphala terhadap sel kanker serviks HeLa dengan menggunakan metode Water Soluble Tetrazolium (WST) Assay. Pengujian sitotoksisitas dilakukan dengan menambahkan larutan uji berbagai konsentrasi ekstrak buah Malaka, buah Jaha, buah Manja Lawa dan Triphala ke dalam microplate yang telah ditanam dengan sel kanker serviks HeLa. Kemudian microplate diinkubasi selama 24 jam. Hasil uji sitotoksisitas terhadap sel kanker serviks HeLa menunjukkan bahwa ekstrak etanol Emblica officinalis, Terminalia bellirica, Terminalia chebula, dan Triphala memiliki nilai IC50 masing-masing 51,49 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






