Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Karakterisasi Sifat Fisikokimia Kokristal Simvastatin Melalui Proses Solvent Drop Grinding Dengan Koformer Asam Tartrat dan Asam Malat


Simvastatin adalah senyawa antihiperlipidemia golongan statin yang dapat menurunkan 20 % kadar kolesterol total dan menurunkan risiko penyakit ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000172Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3465
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3465
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Simvastatin adalah senyawa antihiperlipidemia golongan statin yang dapat menurunkan 20 % kadar kolesterol total dan menurunkan risiko penyakit pembuluh darah sebesar 24 %. Simvastatin memiliki kelarutan yang buruk namun permeabilitasnya baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelarutan, disolusi dan karakterisasi sifat fisikokimia dari simvastatin dengan menggunakan metode kokristalisasi. Tahap penelitian ini meliputi proses kokristalisasi menggunakan koformer asam tartrat dan asam malat dengan masing-masing perbandingan 1:1 (satu mol simvastatin dengan satu mol koformer) dan 1:2 kemudian digerus selama 5 menit dan 10 menit kemudian ditambahkan beberapa tetes metanol. Penambahan metanol berfungsi untuk mempercepat pembentukan kokristal. Kokristal dikarakterisasi menggunakan FTIR, Differential Scanning Calorimeter (DSC), dan difraktometer sinar-X. Hasil uji kelarutan dan disolusi kokristal simvastatin-asam tartrat dan simvastatin-asam malat menunjukkan terjadinya peningkatan dibandingkan dengan kelarutan dan disolusi simvastatin murni. Peningkatan terbesar didapatkan pada kokristal dengan koformer tartrat ekuimolar 1:2 waktu penggerusan 5 menit sebesar 109,18 % dan malat dengan ekuimolar 1:1 waktu penggerusan 5 menit sebesar 17,24 %. Pada Disolusi Masing-masing kokristal menunjukkan peningkatan hingga 3 kali lipat dibandingkan simvastatin murni. Hasil spektrofotometer inframerah menunjukkan adanya interaksi dan perubahan struktur saat dimodifikasi menjadi kokristal. Difraktogram sinar-x menunjukkan adanya puncak baru yang mengindikasikan bahwa terdapat habit kristal yang baru. Demikian juga termogram DSC menunjukkan adanya pergeseran titik leleh yang menandakan adanya bentuk kristalin yang baru.

    Kata kunci : Simvastatin, Hiperlipidemia, Kokristalisasi, Solvent Drop Grinding
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi