Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Sediaan Ayurveda Triphala, Buah Malaka (Emblica officinalis Gaertn.), Buah Jaha (Terminalia bellirica (Gaertn.) Roxb.), dan Buah Manja Lawai (Terminalia chebula Retz.) Terhadap Sel Kanker Payudara MCF 7


Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian utama disebabkan kanker pada wanita di seluruh dunia. Pengobatan secara medis mempunyai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000157Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3450
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3450
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian utama disebabkan kanker pada wanita di seluruh dunia. Pengobatan secara medis mempunyai keterbatasan, karena menimbulkan efek samping pada sel normal yang berada di sekitar sel kanker dan tingginya kasus resistensi terhadap obat antikanker sehingga obat alternatif untuk kanker yang lebih aman dan efisien perlu dikembangkan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran sitotoksisitas sediaan Ayurveda Triphala, buah malaka (Emblica officinalis Gaertn.), buah jaha (Terminalia bellirica (Gaertn.) Roxb.), dan buah manja lawai (Terminalia chebula Retz.) terhadap sel kanker payudara MCF-7 dengan menggunakan metode WST assay. Pengujian sitotoksisitas dilakukan dengan menambahkan larutan uji berbagai konsentrasi (7.8125ppm sampai 1000ppm) ekstrak tanaman ke dalam well plate yang telah ditanam dengan sel kanker payudara MCF-7. Kemudian well plate diinkubasi selama 24jam dan diukur absorbansinya. Hasil uji sitotoksisitas terhadap sel kanker payudara MCF-7 menunjukkan bahwa ekstrak etanol sediaan Ayurveda Triphala, buah Malaka, buah Jaha, dan buah Manja Lawai memiliki nilai IC50 masing-masing 13,82ppm, 22,19ppm, 19,34ppm, dan 17,69ppm. Ekstrak sediaan ayurveda Triphala memiliki aktivitas sitotoksik paling baik dengan nilai IC50 paling rendah.
    Kata kunci : Buah Jaha (Terminalia bellirica (Gaertn.) Roxb.), Buah Malaka (Emblica officinalis Gaertn.), Buah Manja Lawai (Terminalia chebula Retz.), IC50, MCF-7, Triphala, WST.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi