Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Peningkatan Kelarutan dan Laju Disolusi Simvastatin Melalui Kokristalisasi Dengan Metode Solvent Evaporation Menggunakan Koformer Asam Sitrat


Simvastatin merupakan obat hiperkolesterolemia yang termasuk kategori kelas II di dalam Biopharmaceutics Classification System, yaitu memiliki ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000151Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3444
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3444
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Simvastatin merupakan obat hiperkolesterolemia yang termasuk kategori kelas II di dalam Biopharmaceutics Classification System, yaitu memiliki permeabilitas yang tinggi dan solubilitas yang rendah Hal ini menyebabkan simvastatin memiliki ketersediaan hayati yang rendah (5%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukkan kokristal simvastatin menggunakan koformer asam sitrat secara solvent evaporation dan profil kelarutan, disolusi, IR, DSC, XRD dari kokristal tersebut. Pembuatan kokristal simvastatin dibuat dengan koformer asam sitrat secara solvent evaporation menggunakan pelarut metanol. Hasil pembuatan kokristal dilakukan uji kelarutan. Hasil uji kelarutan terbaik dilakukan uji disolusi dan karakterisasi menggunakan spektrofotometri IR, DSC, dan XRD. Hasil uji kelarutan menunjukkan bahwa kokristal dengan peningkatan kelarutan terbaik (222,893%) diperoleh pada perbandingan ekimolar 1:2 222,893%. Hasil uji disolusi menggunakan media simulated intestinal fluid menunjukkan bahwa kokristal mengalami peningkatan laju disolusi sebesar 117,484% bila dibandingkan dengan simvastatin murni. Hasil karakterisasi IR menunjukkan tidak terjadinya reaksi kimia. Hasil karakterisasi DSC menunjukkan adanya penurunan titik leleh. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan terbentuknya derajat kristalinitas dan bentuk kristalin yang berbeda. Hasil uji kelarutan,uji disolusi,dan karakterisasi terhadap hasil pembuatan kokristal simvastatin dengan menggunakan koformer asam sitrat secara solvent evaporation menunjukkan indikasi akan terbentuknya kokristal yang memiliki peningkatan kelarutan dan disolusi.


    Kata Kunci : Simvastatin, Asam Sitrat, Kokristal, Solvent Evaporation, Kelarutan, Disolusi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi