Text
Komunikasi Politik Khalayak dan Efek.
"Bagian pertama dari komunikasi politik kedua ini berbicara tentang opini publik. Apa yang disebut opini? Bilamana opini pribadi menjadi opini ...
-
Tidak ada salinan data
-
Perpustakaan Fakultas Ilmu BudayaJudul Seri -No. Panggil 353.008 NIM kPenerbit REMADJA KARYA : Bandung., 1989 Deskripsi Fisik xii, 320 hlm; Ilus., Indo., biblio.; 22 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 353.008Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi Ed. 1, Cet. 1Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
"Bagian pertama dari komunikasi politik kedua ini berbicara tentang opini publik. Apa yang disebut opini? Bilamana opini pribadi menjadi opini publik? Tahap-tahap mana yang harus dilalui dalam membentuk opini publik? Selanjutnya, Nimmo membagi opini publik berdasarkan distribusinya: opini publik yang tunggal, opini publk beberapa orang, dan opini publik banyak orang.
Untuk apa sebenarnya ia berbicara tentang opini publik? Bagi Nimmo, opini publk adalah abstraksi dari khalayak komunikasi publik. Khalayak adalah sejumlah orang yang heterogen. Mereka menjadi khalayak komunikasi segera setelah mereka ""mengkristal"" menjadi opini publik.
Akhirnya dari bayangan-bayangan opini publik itu, orang merekonstruksi ""cerita-cerita"" politik. Ini sebetulnya akibat komunikasi politik. Melalui pembicaraan tentang hal-ihwal opini publik, Nimmo membawa kita pada empat efek penting komunikasi politik: sosialisasi politik, partisipasi politik, mempengaruhi pemilu, dan mempengaruhi para pejabat yang mengambil kebijakan politik." -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






