<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12366">
 <titleInfo>
  <title>Penyelenggaraan Desentralisasi Sektor Kelautan di Provinsi Maluku</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ali Roho Talaohu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii,;152 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini ten tang Penyelenggaraan Desentralisasi Sektor Kelautan di &#13;
Provinsi Maluku. Penelitian ini didasarkan pad a fenomena bahwa telah terjadi proses &#13;
penyelenggaraan pemerintahan dengan memperhatikan sumber daya alam di daerah &#13;
sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan. Konsep desentralisasi masih bersifat &#13;
simetris, sehingga dapat menimbulkan interpretasi yang berbeda oleh pemerintah &#13;
daerah dan masyarakat daerah pada berbagai tingkatan. Kebijakan ini masih &#13;
bemuansa sentralistik dan masih kental dengan paradigma pembangunan yang bersifat &#13;
top-down, sehingga menimbulkan multi tafsir, implikasinya pada tataran aplikasi &#13;
kurang sesuai dengan kebutuhan publik yang mendasar, kondisi ini selaras dengan &#13;
teori pusat-daerah yang sernakin memperkuat posisi daerah semakin ketergantungan &#13;
kepada pusat. &#13;
&#13;
Dengan .menggunakan penelitian kualitatif serta pengolahan data dengan &#13;
metode analisis deskriptif, dengan maksud menjawab pertanyaan penelitian yakni &#13;
Sejauhmana penyelenggaraan desentralisasi sektor kelautan, Kesiapan sumber daya &#13;
manusia dan sumber daya keuangan serta partisipasi masyarakat di Provinsi Maluku. &#13;
Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dokumentasi, Observasi dan &#13;
wawancara mendalam dengan sejumlah informan yang terdiri dari Pemerintah daerah, &#13;
Anggota DPRD, Lembaga swadaya masyarakat, pegawai pelaksana teknis dan &#13;
Asosiasi nelayan terkait dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. &#13;
&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penyelengaraan Desentralisasi Sektor &#13;
Kelautan di Provinsi Maluku sangat ditentukan oleh tiga aktivitas utama yakni &#13;
bagaimana dinamika penyelenggaraan pemerintahan, kesiapan sumber daya manusia &#13;
dan sumber keuangan dan partisipasi masyarakat. Penyelenggaraan berkenaan &#13;
dengan penataan, memaharni tujuan dan fungsi organisasi, kemampuan melakukan &#13;
komunikasi dan berkerja sama yang dilandasi pembagian kerja berdasarkan &#13;
wewenang, transparansi informasi, untuk mendukung suatu proses pemerintahan, &#13;
ketersediaan sumber daya manusia dan kesiapan sumber daya keuangan serta &#13;
keterlibatan masyarakat dalam proses politik. &#13;
&#13;
Dengan demikian, konsep baru yang dibangun dan berguna bagi pengembangan &#13;
ilmu sosial terutama terutama ilmu pemerintahan adalah desentralisasi yang berikan &#13;
kepada daerah harusnya devolusi bukan administrasi sehingga sesuai dengan &#13;
semangat dan tuntutan desentralisasi masa kini. Pada akhimya bahwa, temuan baru &#13;
dalam penelitian ini adalah dengan pemberian desentralisasi politik maka daerah akan &#13;
leluasa mengurus sumber daya alam dan mengatur penyelenggaraan daerah &#13;
berdasarkan kebutuhan dan pelayanan publik yang diinginan oleh masyarakat di &#13;
daerah.</note>
 <note type="statement of responsibility">Ali Roho Talaohu</note>
 <subject authority="">
  <topic>Penyelenggaraan pemerintahan, Desentralisasi sekto</topic>
 </subject>
 <classification>320 Tal p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Tal p/R.17.73</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130700024</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.73)</sublocation>
    <shelfLocator>320 Tal p/R.17.73</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12366</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:38</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-11 08:35:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>