Detail Cantuman

Image of perencanaan partisipatif penyusunan rencana tata ruang wilayah (RTRW)

 

perencanaan partisipatif penyusunan rencana tata ruang wilayah (RTRW)


PERENCANAAN PARTISIPATIF
PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW)
(Studi Kasus Pad a bidang Mitigasi Bencana di Kecamatan Johan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700468333.7 Neh p/R.25.90Perpustakaan Pusat (REF.90)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Neh p/R.25.90
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;128 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Neh p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PERENCANAAN PARTISIPATIF
    PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW)
    (Studi Kasus Pad a bidang Mitigasi Bencana di Kecamatan Johan Pahlawan,
    Kabupaten Aceh Barat)

    ABSTRAK

    Pendekatan baru dalam penataan ruang menuntut pemerintah berperan dalam
    menggali dan mengembangkan visi secara bersama antara pemerintah dengan
    masyarakat di daerah dalam merumuskan suatu perencanaan yang ideal. Proses
    penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Aceh Barat yang telah
    dilaksanakan pada tahun 2011 yang lalu dengan cara melakukan forum Focus
    Discussion Group dan seminar bersama masyarakat. Meskipun demikian, masih juga
    dijumpai permasalahan terhadap pemanfaatan rencana tata ruang khususnya pada
    aspek mitigasi bencana. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah
    untuk melakukan kajian bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat serta faktor-faktor
    yang mempengaruhinya dalam proses penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah
    Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini mempergunakan metode deskriptif analisis
    kuantitatif. Data diperoleh dari responden dengan teknik purposive sampling,
    didasarkan dari sebagai data primer, disamping itu juga dilengkapi dengan data
    sekunder.

    Hasil kajian penelitian menunjukkan bahwa kebijakan penyusunan Rencana
    Tata Ruang Wilayah Kabupaten Aceh Barat pada prakteknya ternyata terdapat
    beberapa perbedaan dengan acuan normatifnya, yaitu PP 68 Tahun 2010. Bentuk
    partisipasi masyarakat didominasi oleh bentuk sumbangan masukan/saran/usul dan
    sumbangan informasildata. Tingkat partisipasi masyarakat menurut tipologi Arnstein
    masuk dalam kategori Information (informasi), yang merupakan tangga ketiga dari
    delapan tangga partisipasi masyarakat dari Arnstein atau termasuk dalam derajad
    tokenisme/penghargaan. Peran stakeholder masih didominasi oleh peran pemerintah,
    sedang peran swasta dan masyarakat relatif kecil. Dapat disimpulkan bahwa metode
    partisipasi masyarakat dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten
    Aceh Barat, baru merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh
    pemerintah, karena tuntutan desentralisasi dalam otonomi daerah yang menghendaki
    pemerintah berperan bersama stakeholder lain dalam perencanaan pembangunan. Oleh
    karena itu, tujuan perencanaan tata ruang untuk mewujudkan pembangunan yang
    berkelanjutan akan sui it dicapai jika keterlibatan masyarakat dalam perencanaannya
    masih sangat rendah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi