
Text
Pengujian Aktivitas Antidisentri Basiler Ekstrak Etanol buah Pisang Klutuk (Musa balbisisana Colla) Terhadap Shigella dysenteriae ATCC 13313 Secara In Vivo
Pada penelitian sebelumnya, telah dibuktikan secara in vitro bahwa ekstrak etanol buah pisang klutuk (Musa balbisiana Colla) memiliki aktivitas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021161000058 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3350Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3350Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Pada penelitian sebelumnya, telah dibuktikan secara in vitro bahwa ekstrak etanol buah pisang klutuk (Musa balbisiana Colla) memiliki aktivitas antidisentri yang lebih kuat terhadap Shigella dysenteriae ATCC 13313 dibandingkan varietas pisang kepok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidisentri basiler ekstrak etanol buah pisang klutuk (Musa balbisiana Colla) secara in vivo pada mencit jantan yang diinduksi bakeri Shigella dysenteriae ATCC 13313 secara intraperitonial. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan bahan dan determinasi tanaman pisang klutuk, ekstraksi, penapisan fitokimia, penetapan kadar air ekstrak dan pengujian aktivitas antidisentri. Mencit dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kontrol negatif diberikan suspensi CMC 1%, kontrol positif diberikan antibiotik siprofloksasin 20 mg/kg BB, kelompok uji 1 diberikan ekstrak etanol buah pisang klutuk dengan dosis 125 mg/20 g dan kelompok uji 2 diberikan ekstrak etanol buah pisang klutuk dengan dosis 150 mg/20 g. Pengamatan dilakukan selama tujuh hari terhadap bobot badan mencit, berat feses total setiap 24 jam dan konsistensi feses Jumlah koloni Shigella dysenteriae dan jumlah leukosit total diamati pada hari ke tujuh. Hasil pengujian menunjukan bahwa ekstrak etanol buah pisang klutuk memiliki aktivitas antidisentri basiler yang ditunjukan dengan penurunan secara signifikan (P<0,05) jumlah koloni Shigella dysenteriae pada dosis ekstrak 150 mg/ 20 g BB.
Kata kunci : Pisang klutuk, Musa balbisiana Colla, antidisentri basiler, Shigella dysenteriae, in vivo, leukosit, mencit -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






