Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Sintesis Sorben Spe Gliklazid Menggunakan Metode Moleculary Imprinting Dengan Akrilamid Sebagai Monomer Fungsional


Solid Phase Extraction (SPE) merupakan metode preparasi sampel yang memiliki kelemahan dari segi selektivitas. Selektivitas SPE dapat ditingkatkan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000044Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3324
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3324
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Solid Phase Extraction (SPE) merupakan metode preparasi sampel yang memiliki kelemahan dari segi selektivitas. Selektivitas SPE dapat ditingkatkan melalui kombinasi dengan teknik Moleculary Imprinted Polymer (MIP). Pemilihan monomer yang tepat dapat meningkatkan kemampuan sorben MIP-SPE dalam mengenali suatu target analit. Akrilamid merupakan monomer fungsional hidrofilik yang dapat berinteraksi kuat dengan molekul template melalui ikatan hidrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas akrilamid sebagai monomer fungsional dalam sintesis sorben ekstraksi fase padat gliklazid dengan teknik moleculary imprinting. Tahapan penelitian ini meliputi sintesis sorben MIP-SPE gliklazid menggunakan polimerisasi metode ruah, ekstraksi template dari polimer, evaluasi kemampuan adsorpsi dan kapasitas adsorpsi MIP-SPE, penentuan koefisien distribusi, dan penentuan gugus fungsional menggunakan Fourier Transform instrument Infrared (FTIR). Hasil penelitian menunjukan bahwa akrilamid dapat menghasilkan karakter adsorpsi yang kurang baik terhadap gliklazid dalam proses sintesis sorben SPE gliklazid menggunakan metode moleculary imprinting dikarenakan selektivitas dari sorben tergolong kurang baik. Hal ini disebabkan distribusi daerah pengikatan sorben yang heterogen dan masih mampu mengikat struktur-struktur lain yang mirip dengan gliklazid. Sorben MIP-SPE 2 (1:6:70) memiliki kemampuan adsorpsi yang lebih baik terhadap gliklazid dibandingkan dengan sorben MIP-SPE 1 (1:6:40). Selain itu, sorben MIP-SPE 2 memiliki nilai koefisien distribusi yang lebih besar (KD= 90,077) jika dibandingkan dengan sorben MIP-SPE 1 (KD=8,3229).Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan agar sorben MIP-SPE sebagai alternatif metode preparasi sampel yang selektif dan efisien dalam menunjang keberhasilan pengawasan obat gliklazid pada terapi pasien diabetes.
    Kata kunci: gliklazid, molecular imprinting polymer, solid phase extraction, akrilamid
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi