
Text
Analisis Kadar Antosianin Total Dari Ekstrak Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L.) Dengan Metode Diferensial Ph
Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) banyak digunakan untuk obat tradisional, makanan dan minuman. Kelopak bunga rosela mengandung pigmen alami yaitu ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021161000017 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3295Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3295Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) banyak digunakan untuk obat tradisional, makanan dan minuman. Kelopak bunga rosela mengandung pigmen alami yaitu antosianin yang memiliki aktivitas farmakologi sebagai antioksidan. Penelitian ini dilakukan untuk analisis kadar antosianin total dalam ekstrak kelopak bunga rosela hasil produksi skala laboratorium dan skala pilot menggunakan metode diferensial pH dengan spektrofotometri visibel dan mengetahui efek penggunaan pelarut dan metode ekstraksi yang berbeda terhadap kadar antosianin total dalam ekstrak serta mengetahui efek penambahan laktosa pada kadar antosianin total dalam ekstrak kering. Hasil penelitian menunjukkan kandungan antosianin total tertinggi dari ekstrak kelopak bunga rosela dengan pelarut etanol 70% pada skala laboratorium yaitu 197,07 mg/100g, diikuti oleh ekstrak dengan pelarut etanol 20% dalam skala laboratorium dan skala pilot sebesar 78,58 mg/100 g, 148,34 mg/100 g. Penggunaan pelarut serta metode yang berbeda pada pembuatan ekstrak mempengaruhi kadar antosianin total yang dihasilkan dan penambahan laktosa serta pengeringan pada suhu 50 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






