Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Profil Penggunaan, Index Of Adherence Dan Biaya Obat - Obatan Untuk Penyakit Infeksi Dan Parasit Di Puskesmas Kabupaten Bandung Barat Tahun 2014


Penyakit infeksi dan parasit merupakan penyakit dengan kasus terbanyak di Jawa Barat dan di Indonesia penyakit tersebut merupakan salah satu penyebab ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000016Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3294
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3294
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penyakit infeksi dan parasit merupakan penyakit dengan kasus terbanyak di Jawa Barat dan di Indonesia penyakit tersebut merupakan salah satu penyebab utama kematian. Golongan obat untuk penyakit infeksi dan parasit terdiri dari antifungi, antivirus, antiparasit dan antibakteri. Dengan tingginya tingkat prevalensi penyakit tersebut, maka penggunaan obat-obatannya pun tinggi, terutama yang digunakan di pusat pelayanan kesehatan primer atau Puskesmas. Penggunaan yang tinggi sering kali menimbulkan masalah terkait obat tersebut seperti kemungkinan terjadinya resistensi, sehingga studi penggunaan obat sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan, index of adherence, dan biaya obat-obatan untuk penyakit infeksi dan parasit. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan Drug Utilization (DU) 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada profil penggunaan obat di seluruh Puskesmas di Kabupaten Bandung Barat terdapat 7 jenis obat yang masuk ke dalam segmen 90%, yaitu: amoksisilin (54,453%), kotrimoksazol (11,135%), albendazol (4,001%), metronidazol (3,996%), tiamfenikol (3,994%), siprofloksasin (3,545%), nistatin (3,344%), tetrasiklin (3,301%), dan ketokonazol (2,92%). Nilai Index of Adherence (IoA) di Kabupaten Bandung Barat sebesar 95,37%. Sedangkan total rata-rata biaya penggunaan obat-obatan untuk penyakit infeksi dan parasit per DDD di seluruh Puskesmas Kabupaten Bandung Barat dengan berturut-turut untuk segmen DU 90% dan 10% adalah sebesar Rp 4.331,-/DDD dan Rp 38.077,-/DDD dan cost of DU 90% sebesar 57,47%
    Kata kunci: DU 90% (Drug Utilization 90%), ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose), biaya, resistensi, antifungi, antivirus, antiparasit, antibakteri
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi