Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Sitotoksisitas Ekstrak Etanol, Fraksi N-Heksana, Etil Asetat Dan Air Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Terhadap Larva Udang Artemia Salina Dengan Metode Bslt Dan Terhadap Sel Kanker Payudara Mcf-7 Dengan Metode Wst Assay.


Kanker payudara sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia. Pengobatan secara medis mempunyai keterbatasan, karena ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021161000014Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3292
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3292
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kanker payudara sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia. Pengobatan secara medis mempunyai keterbatasan, karena menimbulkan efek samping pada sel normal yang berada di sekitar sel kanker dan tingginya kasus resistensi terhadap obat antikanker sehingga obat alternatif untuk kanker yang lebih aman dan efisien perlu dikembangkan. Salah satu tumbuhan yang prospektif sebagai agen antikanker adalah daun kelor (Moringa oleifera Lam.). M.oleifera telah dilaporkan memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan seperti antioksidan, antifertilitas, anti-inflamasi dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sitotoksisitas dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air daun kelor terhadap larva udang Artemia salina dengan metode brine shrimp lethalthy test (BSLT) dan terhadap sel kanker payudara MCF-7 dengan metode WST-assay. Nilai lethality concentration (LC50) uji BSLT bagi masing-masing ekstrak etanol, fraksi n-heksan, etil asetat dan air daun kelor berturut-turut adalah sebesar 400.40, 54.99, 22.83,1217 ?g/mL dan nilai inhibition concentration (IC50) dari uji WST-assay adalah sebesar 249.66, 73.59, 52.17, dan 469.60 ?g/mL masing-masing. Dari hasil kedua pengujian dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat memiliki efek sitoksisik yang tertingi terhadap terhadap larva udang Artemia salina dan juga sel kanker payudara MCF-7.
    Kata kunci : Antikanker, Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.), MCF-7, Brine shrim lethality test (BSLT), water soluble tetrazolium salt assay (WST Assay), Sitotoksik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi