
Text
Deteksi Gen blaSHV-12 Penyandi Extended-Spectrum ?-Lactamase (ESBL) dari Bakteri Klebsiella pneumoniae Serta Hubungannya Dengan Kejadian Resistensi Antibiotik di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
Ketidaktepatan penggunaan antibiotik yang tinggi menimbulkan permasalahan terutama resistensi. Hal ini menjadi masalah serius di seluruh dunia, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021160700004 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 53Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2016 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 53Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Ketidaktepatan penggunaan antibiotik yang tinggi menimbulkan permasalahan terutama resistensi. Hal ini menjadi masalah serius di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu bakteri resisten antibiotik yang sudah banyak ditemukan adalah Klebsiella pneumonia penghasil Extended-Spectrum ?-Lactamase (ESBL). Enzim ESBL mampu menghidrolisis dan menonaktifkan berbagai antibiotik golongan ?-laktam, termasuk sefalosporin generasi ketiga, penisilin dan aztreonam. Pada saat ini, salah satu gen penyandi ESBL yang dominan ditemukan pada beberapa penelitian adalah blaSHV-12. Infeksi yang disebabkan oleh organisme yang memproduksi ESBL berhubungan dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas, memperpanjang pengobatan dan meningkatkan biaya perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya gen blaSHV-12 pada bakteri K. pneumoniae penghasil ESBL dari pasien di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung serta mengetahui hubungan gen blaSHV-12 dari bakteri K. pneumoniae penghasil ESBL dengan kejadian resistensi antibiotik pada pasien di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, observasional dengan desain penelitian cross sectional. Bakteri K. pneumoniae penghasil ESBL diperoleh dari Departemen Patologi Klinik RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 sampel K. pneumoniae yang memproduksi ESBL terdapat sebanyak 39 sampel (87%) yang positif memiliki gen blaSHV-12, dan 6 sampel (13%) yang negatif memiliki gen blaSHV-12, sehingga gen blaSHV-12 diketahui menjadi salah satu gen penyandi ESBL yang mempengaruhi kejadian resistensi antibiotik pada bakteri K. pneumoniae penghasil ESBL di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, namun gen tersebut bukan satu-satunya gen penyebab resistensi antibiotik di RSHS, karena sampel yang tidak mengandung gen blaSHV-12 juga memperlihatkan kejadian resistensi.
Kata kunci: Klebsiella pneumoniae, Extended-spectrum ?-lactamase (ESBL), Gen blaSHV-12, Kejadian Resistensi Antibiotik -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






