Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Analisis Asam Klorogenat Dalam Ekstrak Biji Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Dengan Metode Solid Phase Extraction- High Performance Liquid Chromatography (Spe-Hplc)


Asam klorogenat merupakan senyawa fenolik utama dalam biji kopi. Asam klorogenat memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai kontributor antioksidan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021151000202Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3275
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3275
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Asam klorogenat merupakan senyawa fenolik utama dalam biji kopi. Asam klorogenat memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai kontributor antioksidan terbesar dalam biji kopi dan memiliki aktivitas antiviral yang dapat menghambat virus influenza, virus herpes HSV-1, HSV-2 dan adenovirus. Kadar asam klorogenat dalam biji kopi bervariasi, bergantung pada spesies/jenis, cara pengolahannya, daerah geografis budidaya serta tingkat stress dari tanaman tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan metode analisis yang valid dalam penentuan asam klorogenat pada biji kopi Arabika serta mendapatkan proses ekstraksi dan pretreatment sampel yang dapat menghasilkan kadar asam klorogenat terbesar dalam ekstrak biji kopi Arabika. Penelitian dilakukan pada 3 jenis biji kopi hijau yang berasal dari Garut, Pangalengan dan Tasikmalaya Jawa Barat. Metode ekstraksi sampel dilakukan secara Soxhletasi dan Digesti. Sebelum penentuan kadar asam klorogenat dalam sampel, dilakukan dua jenis pretreatment yaitu Solid Phase Extraction (SPE) dan dekafeinasi untuk menentukan metode pretreatment yang paling baik. bahwa metode analisis asam klorogenat dengan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dengan kolom C-18 menggunakan fase gerak metanol:aquabidest +1% asam asetat (40:60) pada panjang gelombang maksimum 277 nm dan laju alir 1ml/menit memenuhi persyaratan metode validasi. Proses ekstraksi mempengaruhi kadar asam klorogenat dalam ekstrak biji kopi. Ekstraksi terbaik untuk mendapatkan kadar asam klorogenat tertinggi adalah melalui soxhletasi dengan pretreatment Solid Phase Extraction (SPE) dan dekafeinasi sebesar 0,972% pada varietas biji kopi Pangalengan.
    Kata kunci: asam klorogenat, biji kopi arabika, High Performance Liquid Chromatography (HPLC), pretreatment SPE, dekafeinasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi