
Text
Perbandingan Keberhasilan Terapi Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Fixed Dose Combination (Fdc) Dengan Oat Tunggal Pada Pasien Anak Di Salah Satu Rumah Sakit Di Kota Bandung
Pengobatan Tuberkulosis (TB) pada anak menjadi perhatian karena sulitnya menegakkan diagnosis. Penggunaan OAT yang tidak efektif dan tidak sesuai ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021151000200 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3273Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3273Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Pengobatan Tuberkulosis (TB) pada anak menjadi perhatian karena sulitnya menegakkan diagnosis. Penggunaan OAT yang tidak efektif dan tidak sesuai aturan juga dapat mengakibatkan terjadinya resistensi. Maka dari itu, perbandingan keberhasilan terapi OAT FDC dengan OAT Tunggal dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keberhasilan terapi pada penderita TB anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan keberhasilan terapi OAT FDC dengan OAT Tunggal pada pasien anak di salah satu rumah sakit di Kota Bandung periode 2010-2013. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain retrospektif dan pengumpulan data sekunder. Data sekunder berupa kartu pengobatan TB anak. Untuk tingkat Keberhasilan diperoleh nilai 88.98% untuk keseluruhan jenis pengobatan baik OAT FDC maupun OAT Tunggal. Sedangkan jika secara terpisah, OAT FDC menghasilkan angka keberhasilan sebesar 88.75%, dan OAT Tunggal sebesar 82.7%. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara penderita menggunakan jenis OAT FDC dengan penderita yang menggunakan jenis OAT Tunggal terhadap keberhasilan pengobatan.
Kata kunci: Tuberkulosis, OAT, FDC, Tunggal, anak -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






