
Text
Prevalensi Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (Ppok) Di Rsup Dr. Hasan Sadikin Bandung Periode 2011-2013
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) akhir-akhir ini masih menjadi masalah karena angka mortalitas dan prevalensinya yang terus meningkat. Studi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021151000177 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3250Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3250Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) akhir-akhir ini masih menjadi masalah karena angka mortalitas dan prevalensinya yang terus meningkat. Studi prevalensi perlu dilakukan agar dapat diketahui perkembangan jumlah penderita setiap tahunnya sehingga dapat menjadi masukan bagi perencanaan penanganan PPOK berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi pasien PPOK di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode 2011 sampai 2013 berdasarkan faktor risiko (usia, jenis kelamin, status merokok) dan status bayar pasien. Desain penelitian ini adalah observasional dengan cara pengambilan data retrospektif. Pasien pada tahun 2011, 2012 dan 2013 masing-masing sebanyak 156 orang, 139 orang dan 89 orang. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : berdasarkan jenis kelamin, pasien laki-laki sebanyak 75,7% dan perempuan sebanyak 24,3%; pada kelompok umur 30-39, 40-49, 50-59, 60-69, 70-79, dan >80 masing-masing sebanyak 0,28%, 3,95%, 19,21%, 30,8%, 32,8% dan 12,96%; pasien dengan status bayar askes sebanyak 30%, tidak mampu sebanyak 60%, dan umum sebanyak 10%; berdasarkan status merokok, 80% pasien aktif merokok dan 20% lainnya tidak merokok.
Kata Kunci : PPOK, faktor risiko, deskriptif, prevalensi, epidemiologi, status merokok, penyakit kronik -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






