
Text
Pengembangan Indicator Strip Berbasis Polimer Polymethylmethacrylate (Pmma) Untuk Pemeriksaan Hidrokuinon Dalam Sediaan Pemutih Kulit
Peredaran sediaan pemutih kulit ilegal yang mengandung satu atau lebih bahan berbahaya telah ditemukan di Indonesia. Salah satu bahan berbahaya yang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021151000162 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3235Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3235Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Peredaran sediaan pemutih kulit ilegal yang mengandung satu atau lebih bahan berbahaya telah ditemukan di Indonesia. Salah satu bahan berbahaya yang digunakan dalam sediaan pemutih kulit adalah hidrokuinon. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan indikator strip berbahan dasar polimer polymethylmethacrylate (PMMA) untuk mendeteksi hidrokuinon dalam sediaan pemutih kulit. Indikator strip dibuat menggunakan metode reagent blending yaitu mencampurkan polimer dengan pereaksi spesifik hidrokuinon yaitu: feri klorida (FeCl3), benedict, dan perak nitrat amoniakal. Konsentrasi PMMA dan perbandingan pelarut:pereaksi dibuat bervariasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa batas deteksi minimum dan stabilitas untuk indicator strip FeCl3 adalah 20050 mg/L stabil hingga 116 hari, Benedict 177 mg/L stabil hingga 120 hari, dan Perak nitrat amoniakal 25 mg/L stabil hingga 110 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indicator strip dapat digunakan untuk mendeteksi hidrokuinon dalam sediaan pemutih kulit dan dapat dikembangkan ke skala pilot untuk produksi masal.
Kata kunci: Hidrokuinon, Indicator strip, Polymethylmethacrylate (PMMA) -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






