Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Kajian Perbandingan Ekstrak Etanol Bonggol Pisang Klutuk (Musa Balbisiana Colla) Dan Kepok (Musa Paradisiaca L.) : Aktivitas Antidisentri Basiler Terhadap Shigella Dysentriae Atcc 13313 Dan Uji Kandungan Kalium


Diare adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena angka kesakitan dan kematiannya masih tinggi. Dengan dibuktikannya khasiat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021151000159Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3232
    Penerbit Fak. Famasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3232
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Diare adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena angka kesakitan dan kematiannya masih tinggi. Dengan dibuktikannya khasiat pisang sebagai antidisentri basiler dan sumber kalium oral sebagai pencegah hipokalemia, dapat meningkatkan nilai manfaat dan ekonomi pisang. Oleh karena itu telah dilakukan penelitian tentang kajian perbandingan ekstrak etanol bonggol pisang kepok (Musa paradisiaca L.) dan klutuk (Musa balbisiana Colla) untuk melihat aktivitas antidisentri basiler terhadap Shigella dysentriae ATCC 13313 dan uji kaliumnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antidisentri basiler yang paling tinggi dari bahan uji, mengetahui adanya kandungan kalium secara kualitatif maupun kuantitatif dengan Spektrofotometri Serapan Atom serta mengetahui Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) dari bahan uji. Metode yang digunakan adalah metode difusi agar dengan teknik perforasi dan penentuan KHTM dengan metode mikrodilusi serta penentuan KBM dengan subkultur hasil KHTM di media padat MHA steril. Didapatkan hasil rentang KHTM untuk ekstrak etanol bonggol pisang kepok adalah 5-10% (b/v) sedangkan untuk ekstrak etanol bonggol pisang klutuk adalah 2,5-5% (b/v). Rentang KBM untuk ekstrak etanol bonggol pisang kepok adalah 20-40% (b/v) sedangkan untuk ekstrak etanol bonggol pisang klutuk antara 5%-10% (b/v). Hasil uji kuantitatif kadar kalium dalam ekstrak bonggol pisang kepok dan ekstrak bonggol pisang klutuk masing-masing adalah 4,602% dan 6,004%.
    Kata kunci : Bonggol, kepok, klutuk, Shigella dysentriae, Spektrofotometri Serapan Atom
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi