Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Formulasi Dan Uji Aktivitas Gel Antibakteri Dari Fraksi Aktif Kulit Batang Trengguli (Cassia Fistula L.)


Kulit merupakan bagian yang melapisi tubuh paling luar. Kulit memiliki sifat sebagai pertahanan yang sangat efektif terhadap infeksi bakteri. Bagi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021151000150Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3223
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3223
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kulit merupakan bagian yang melapisi tubuh paling luar. Kulit memiliki sifat sebagai pertahanan yang sangat efektif terhadap infeksi bakteri. Bagi kulit yang mengalami luka akan rentan untuk terinfeksi oleh bakteri. Berdasarkan penelitian sebelumnya, kulit batang trengguli memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram Positif dan Gram Negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi-fraksinya serta menetapkan nilai Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum fraksi aktif kulit batang trengguli (Cassia fistula L.) yang memberikan aktivitas terbaik terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Pseudomonas aeruginosa, selanjutnya dibuat formulasi sediaan gel antibakteri yang mengandung fraksi tersebut dengan konsentrasi 1, 2 dan 3X KHTM.. Pengujian aktivitas antibakteri dan penetapan nilai KHTM dilakukan dengan metode difusi agar dan pengenceran agar. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak dan fraksi-fraksi kulit batang trengguli memiliki aktivitas terhadap kedua jenis bakteri uji. Fraksi etil asetat memiliki aktivitas antibakteri terbaik, dengan nilai KHTM untuk kedua jenis bakteri uji sebesar 100 ppm. Formula yang mengandung 300 ppm fraksi etil asetat merupakan sediaan gel antibakteri yang memberikan aktivitas terbaik terhadap Propionibacterium acnes dan Pseudomonas aeruginosa dengan masing-masing zona hambat sebesar 12,9 mm dan 12,2 mm pada hari ke-0 serta sebesar 11,6 dan 11,6 pada hari ke-28. Selama 28 hari penyimpanan tidak terjadi perubahan organoleptik, pH dan viskositas yang nyata.
    Kata kunci : Cassia fistula L., gel antibakteri, Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi