
Text
Potensi Interaksi Obat Dengan Obat Pada Pasien Rawat Inap Penyakit Paru Obstruktif Kronik (Ppok)Di RSUP Dr. Hasan Sadikin BandungPeriode 2011-2013
Interaksi obat dengan obat merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas. Efek merugikan dari interaksi obat dengan obat dapat memperlama ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021151000102 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3175Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3175Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Interaksi obat dengan obat merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas. Efek merugikan dari interaksi obat dengan obat dapat memperlama perawatan dan menambah biaya perawatan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi interaksi obat dengan obat pada pasien PPOK di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode 2011-2013, serta hubungannya dengan jumlah obat. Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan pengumpulan data secara retrospektif dari rekam medis pasien rawat inap PPOK. Data yang dikumpulkan adalah data karakteristik pasien, hasil diagnosa dan terapi pengobatan. Potensi interaksi obat dengan obat diidentifikasi dan diklasifikasi menggunakan Drugs Interactions Checker (www.drugs.com). Uji korelasi Spearman digunakan untuk mengetahui hubungan antara jumlah obat dengan jumlah interaksi obat dengan obat. Berdasarkan 378 pasien yang masuk kriteria inklusi, 370 pasien (98%) mengalami interaksi obat dengan jumlah interaksi sebanyak 3.110 dengan 458 kombinasi obat berbeda. Interaksi pada kategori major sebanyak 423 (14%) dan moderate 2.687 (86%), dengan kombinasi obat yang paling banyak pada kategori major yaitu deksametason dengan levofloksasin 140 (33%) dan salbutamol dengan levofloksasin 260 (10%) pada kategori moderate. Pada penelitian ini diperoleh korelasi yang signifikan antara jumlah obat dengan jumlah interaksi obat dengan obat dengan kekuatan korelasi yang kuat (Spearman's r = 0,705, P < 0,001).
Kata kunci : Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), interaksi obat-obat, interaksi major, interaksi moderate -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






