Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Dan Fraksi Bunga Mawar (Rosa Sp.) Terhadap Staphylococcus Aureus Atcc 25923 Dan Staphylococcus Aureus Isolat Klinis


Berkeringat berlebihan dapat menimbulkan masalah seperti bau badan. Bau badan ditimbulkan saat keringat dimetabolisme oleh bakteri kulit dan salah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021151000083Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3156
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3156
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Berkeringat berlebihan dapat menimbulkan masalah seperti bau badan. Bau badan ditimbulkan saat keringat dimetabolisme oleh bakteri kulit dan salah satu penyebab bau badan adalah Staphylococcus aureus. Bunga mawar (Rosa sp.) berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak bunga mawar dan fraksi teraktifnya terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Staphylococcus aureus isolat klinis. Uji aktivitas dilakukan dengan metode difusi agar dan uji KHTM dengan metode mikrodilusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga mawar, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi air memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Disimpulkan bahwa fraksi etil asetat merupakan fraksi teraktif dengan nilai KHTM terhadap bakteri S. aureus ATCC 25923 adalah 0,312% - 0,625% (b/v) dengan nilai KBM sebesar 0,625% (b/v), sedangkan untuk S. aureus isolat klinis berada pada rentang 0,156% - 0,312% (b/v) dengan nilai KBM 0,312% (b/v).
    Kata kunci: Rosa sp., Staphylococcus aureus, Bau badan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi