Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Estraksi Dan Karakterisasi Karagenan Foodgrade Dari Rumput Laut Komoditas Utama Pantai Sindangkerta - Tasikmalaya


Karagenan merupakan getah rumput laut yang diperoleh dari hasil ekstraksi dengan menggunakan air panas atau larutan alkali pada suhu tinggi (90oC). ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021151000078Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3151
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3151
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Karagenan merupakan getah rumput laut yang diperoleh dari hasil ekstraksi dengan menggunakan air panas atau larutan alkali pada suhu tinggi (90oC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rumput laut lalamakan (Dictyota dichotoma), ades (Gelidium sp.), agar (Gracillaria sp.), dan saribuhu (Sargassum sp.) yang diperoleh dari pantai Sindangkerta, Tasikmalaya, dapat menghasilkan karagenan food grade menurut FAO (Food Agriculture Organization), FCC (Food Chemical Codex) dan EEC (European Economic Community). Rumput laut diekstraksi dengan pelarut akuades dan pelarut KOH 0,1N. Rendemen yang didapatkan dari ekstraksi dengan pelarut akuades berkisar antara 21-27%, sedangkan untuk pelarut KOH 0,1N antara 10-11%.Hasil penelitian menunjukkan serat yang didapatkan dari ekstraksi dengan kedua pelarut merupakan karagenan, hal ini ditunjukkan dengan hasil dari uji kelarutan dan pembentukkan gel hingga spektrum infra merah yang menunjukkan adanya ester sulfat, 3,6-anhidrogalaktosa, galaktosa-4-sulfat, dan 3,6-anhidrogalaktosa-2-sulfat
    yang merupakan ciri dari karagenan. Hasil uji kadar sulfat dalam serat hasil ekstraksi dengan pelarut KOH 0,1N berturut-turut yaitu Gellidium sp. 4,474%, Gracillaria sp. 4,929%, Dictyota dichotoma 2,065%, dan Sargassum sp. 1,070%. Sedangkan ekstraksi dengan pelarut akuades berturut-turut yaitu Gellidium sp. 2,124%, Gracillaria sp. 4,540%, Dictyota dichotoma 7,043%, dan Sargassum sp. 1,015%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa karagenan yang dihasilkan belum memenuhi standar food grade yang ditetapkan oleh FAO, FCC, dan EEC yaitu 15-40%.
    Kata kunci : Rumput laut, Karagenan, Ekstraksi, KOH, Akuades
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi