<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12026">
 <titleInfo>
  <title>Penerapan Prinsip Kehati-Hatian Bank Terhadap Pemberian Kredit Dengan Jaminan Akta Jual Beli Tanah Di Tinjau Dari Undang-Undang Perbankan Serta Undang-Undang Hak Tanggungan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tubagus Herdy Febriawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xi,;121 hlm,;29,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN BANK TERHAOAP &#13;
PEMBERIAN KREOIT OENGAN JAMINAN AKTA JUAl BEll TANAH &#13;
DlTINJAU OARI UNOANG-UNOANG PERBANKAN SERTA &#13;
UNOANG-UNOANG HAK TANGGUNGAN &#13;
&#13;
Bank merupakan suatu lembaga penghimpunan dana dan penyalur &#13;
dana kepada masyarakat dengan cara pemberian kredit atau bentuk­ &#13;
bentuk lainnya. Dalam memberikan fasilitas kredit mensyaratkan adanya &#13;
jaminan sebagai pengamanan dan kepestlen -eken terbayarnya tasi}itas &#13;
kredit yang diberikan, karena jika tanpa adanya jaminan, maka kreditur &#13;
akan sulit untuk menghindari risiko yang terjadi apabila debitur &#13;
wanprestasi. Penerimaan tanah sebagai agunan yang diterima bank, &#13;
tentunya mempunyai tujuan untuk menjamin pelunasan kredit melalui &#13;
penjualan agunan baik secara lelang maupun di bawah tangan dalam hal &#13;
debitur wanprestasi, akan tetapi bukti kepemilikan terhadap hak atas &#13;
tanah yang harus diterima oleh bank adalah berupa sertifikat sehingga &#13;
dapat dibebani dengan hak tanggungan. Dalam praktik ditemukan &#13;
penerimaan akta jual beli tanah sebagai jaminan dalam suatu perjanjian &#13;
pemberian kredit yang dipasang dengan Surat Kuasa Membebankan Hak &#13;
Tanggungan (SKMHT). &#13;
&#13;
Penelitian hukum ini menggunakan metode pendekatan yuridis &#13;
normatif dengan menggunakan data sekunder. Adapun teknik &#13;
pengumpulan datanya dilakukan dengan cara studi dokumen dan &#13;
wawancara. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis dengan &#13;
menggunakan metode normatif kualitatif. &#13;
&#13;
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa. Akta jual beli &#13;
tanah bukanlah suatu tanda bukti kepemilikan sebidang tanah. Tanda &#13;
bukti kepemilikari yang sah atas sebidang tanah adalah sertifikat, &#13;
sehingga dapat dibebani dengan hak tanggungan. Pemberian kredit yang &#13;
dilakukan oleh PT. Bank X yang terjadi pada kasus ini secara yuridis tanpa &#13;
jaminan, sehingga berlakulah Pasal 1131 dan Pasal 1132 KUH Perdata. &#13;
Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) hanya dapat &#13;
dipasang terhadap sertifikat bukan terhadap akta jual beli tanah. &#13;
Pengawasan dalam pemberian kredit terhadap bank oleh Bank Indonesia &#13;
belum optimal. Sanksi yang diterapkan terhadap bank yang tidak &#13;
menerapkan prinsip kehati-hatian dapat dikenakan sanksi administratif &#13;
dan sanksi pidana. &#13;
&#13;
iv &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Tubagus Herdy Febriawan</note>
 <subject authority="">
  <topic>Jual beli tanah</topic>
 </subject>
 <classification>346.082</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>346.082 Feb p R.11.310</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700153</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Ref 11.310)</sublocation>
    <shelfLocator>346.082 Feb p R.11.310</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>12026</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-05-29 12:37:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>