Detail Cantuman

Image of KONSTRUKSI I\1AKNA PESERTA DIDIK 
PROGRAM KEAKSARAAN TERHADAP BELAJAR 

(Studi Fenomenologi tentang Konstruksi Makna Peserta Didik 
Program Keaksaraan terhadap Belajar di Jayagiri, Lembang - Jawa Barat)

 

KONSTRUKSI I\1AKNA PESERTA DIDIK PROGRAM KEAKSARAAN TERHADAP BELAJAR (Studi Fenomenologi tentang Konstruksi Makna Peserta Didik Program Keaksaraan terhadap Belajar di Jayagiri, Lembang - Jawa Barat)


Program pendidikan keaksaraan merupakan program pendidikan
nonfonnal yang berbeda dengan program pendidikan formal. Peserta didik pada ­

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700143302.2 Rac k/R.17.26Perpustakaan Pusat (REF.17.26)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Rac k/R.17.26
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,; 201 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Program pendidikan keaksaraan merupakan program pendidikan
    nonfonnal yang berbeda dengan program pendidikan formal. Peserta didik pada ­
    pendidikan keaksaraan mayoritas sudah -berusia dewasa dan putus sekolah di
    tingkat dasar.. Upaya untuk melibatkan masyarakat buta aksara agar mau terlibat
    sebagai peserta didik dalam program pendidikan keaksaraan bukanlah ha! mudah.
    Ini terjadi karena peserta didik yang sudah berusia dewasa telah memiliki sikap
    hidup, pandangan terhadap nilai-nilai hidup, minat, kebutuhan, ide/gagasan,
    hasrat-hasrar dan dorongan-dorongan untuk melakukan suatu perbuatan. Orang
    dewasa juga sudah banyak memiliki pengalaman hidup (Iebih banyak dari pada
    anak-anak), sehingga makna belajar bagi mereka tentu berbeda satu sama
    lainnya, tennasuk yang terjadi di KeJompok Belajar Kinanti, Lembang.

    Tujuan peneIitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi kegiatan belajar
    yang terjadi pada peserta didik program keaksaraan di Kelompok Belajar Kinanti,
    Lembang dan bagaimana pengalaman dalam proses belajar mengajar ini dimaknai
    oleh mereka. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi yang
    menggambarkan makna dari pengalaman hidup individu mengenai pengalaman
    mereka dalam mengikuti proses belajar mengajar. Teknik pengambilan data
    menggunakan wawancara mendalam secara berulang kepada sembilan orang
    partisipan, observasi serta studi pustaka.

    Hasil penelitian mengungkapkan bahwa deskripsi kegiatan belajar yang
    diikuti oleh calon peserta didik, peserta didik yang masih aktif dan lulusan peserta
    didik Kelompok Belajar Kinanti meliputi pendidikan formal yang mayoritas
    terhenti di tingkat awal SekoIah Dasar, kegiatan belajar mengaji, belajar melalui
    pengalaman bekerja sehari-hari dan belajar Bahasa Indonesia agar mampu
    berkomunikasi dengan masyarakat daIam lingkup yang lebih luas. Dalam
    mengikuti program keaksaraan di Kelompok Belajar Kinanti ini, sebagian
    partisipan memiliki because motive, namun sebagian Iagi tidak memilikinya.
    Meskipun demikian semua partisipan memiliki in order 10 motive terhadap
    keikutsertaannya di Kelompok Belajar Kinanti. Faktor-faktor pendukung belajar
    partisipan adalah pekerjaan yang ditekuni, kemampuan bahasa, penggunaan
    teknologi komunikasi, sifat pembawaan (sifat periang, penurut dan humoris) dan
    dukungan dari orang sekitar. Sementara faktor-faktor penghambat belajar
    partisipan meliputi kesibukan, rasa malas, ketiadaan sarana prasarana belajar, usia
    tua dan inferioritas (minder dan perasaan malu). Makna belajar dalam diri
    partisipan meliputi peningkatan kemampuan keaksaraan yang ditentukan oleh tipe
    partisipan dalam belajar keaksaraan, pemertahanan atau peningkatan kemampuan
    keaksaraan yang dimiliki sebelumnya ketika menerapkan kemampuan keaksaraan
    tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan terjadinya internalisasi hasil belajar,
    yang meliputi peningkatan kepercayaan diri dan perubahan sikap.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi