
Text
Interaksi Senyawa Aktif Melastoma Malabathricum L., Zingiber Zerumbet (L) Smith, Dan Curcuma Zedoaria (Christm.) Roscoe Dengan Reseptor Estrogen Alfa (Er?) Untuk Prediksi Aktivitas Antikanker Payudara
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan prevalensi terbesar pada wanita di Indonesia. Reseptor estrogen alfa (ER?) yang diinduksi oleh hormon ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021151000051 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3124Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3124Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan prevalensi terbesar pada wanita di Indonesia. Reseptor estrogen alfa (ER?) yang diinduksi oleh hormon estrogen akan mengaktifkan gen-gen yang berperan dalam pertumbuhan sel kanker payudara. Dengan demikian, ER? menjadi target menarik untuk penemuan antikanker payudara baru. Senyawa naringenin dari bunga senduduk (Melastoma malabathricum L.), zerumbon dari rimpang lempuyang (Zingiber zerumbet (L) Smith), serta kurzerenon, neokurdion dan alismol dari rimpang temu putih (Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe) diduga dapat berinteraksi dengan ER? karena terbukti memiliki aktivitas hambat terhadap sel kanker payudara MCF-7 pada pengujian in vitro. Studi in silico dengan metode simulasi molecular docking telah dilakukan dengan tujuan untuk menelaah dan memvisualisasikan interaksi yang terjadi antara kelima senyawa tersebut dengan ER? dibandingkan dengan estradiol dan tamoksifen menggunakan perangkat lunak AutoDock4.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima senyawa dapat berinteraksi dengan ER? dan berpotensi sebagai antikanker payudara. Diantara kelima senyawa tersebut, naringenin merupakan senyawa dengan afinitas terbaik didasarkan pada nilai energi interaksi, konstanta inhibisi, dan ikatan hidrogen.
Kata kunci : ER?, Docking, Naringenin, Zerumbon, Kurzerenon, Neokurdion, Alismol -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






