Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Perbandingan Tiga Metode Analisis Formalin Dalam Ikan Segar Secara Spektrofotometri Sinar Tampak


Telah ditemukan praktek ilegal formalin sebagai pengawet ikan di pasar Indonesia. Formalin dalam makanan dapat menyebabkan nekrosis sel dalam mulut, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021151000048Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3121
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3121
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah ditemukan praktek ilegal formalin sebagai pengawet ikan di pasar Indonesia. Formalin dalam makanan dapat menyebabkan nekrosis sel dalam mulut, kerongkongan, lambung, dan usus bagian atas. Analisis formalin dapat dilakukan dengan spektrofotometer sinar tampak, berdasarkan metode Hantzsch, Schiff, dan hidrazon. Perlu dilakukan validasi terhadap metode tersebut untuk mendapatkan pengukuran residu formalin terbaik pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode yang berbeda dari linearitas, akurasi, presisi, batas deteksi (LOD), dan batas kuantifikasi (LOQ). Perbandingan dilakukan dengan menggunakan parameter validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua metode mematuhi peraturan ICH (International Conference On Harmonization) tahun 2005. Linearitas LOD dan LOQ dari Hantzsch lebih baik dibandingkan dengan metode Schiff dan hidrazon. Keakuratan metode hidrazon, Schiff, dan Hantzsch masing-masing adalah 96,4%, 91,9%, dan 86,0%.
    Kata Kunci: Formalin, Ikan Segar, Metode Hantzsch, Metode Schiff, Metode hidrazon.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi