
Text
Efek Afrodisiak Akar Pakis Tangkur (Selliguea Feei) Pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster Dengan Metode Introducing Dan Mounting
Fungsi seksual merupakan komponen penting dari kualitas hidup dan kesejahteraan pada manusia. Secara tradisional, akar pakis tangkur (Selliguea feei) ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021151000043 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3116Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang., 2015 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3116Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Fungsi seksual merupakan komponen penting dari kualitas hidup dan kesejahteraan pada manusia. Secara tradisional, akar pakis tangkur (Selliguea feei) dipercayai mempunyai aktivitas sebagai afrodisiak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas afrodisiak dan dosis efektif dari ekstrak etanol akar pakis tangkur. Metode yang digunakan untuk mengetahui aktivitas afrodisiak adalah metode introducing dan mounting yaitu dengan mengamati perilaku seksual mencit jantan. Akar pakis tangkur diekstraksi dengan menggunakan metode maserasi hingga diperoleh ekstrak kental, dan ekstrak tersebut dilakukan penapisan fitokimia untuk mengetahui golongan metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol akar pakis tangkur memberikan aktivitas afrodisiak pada mencit jantan, yang ditunjukkan oleh peningkatan perilaku introducing (dosis 100-300mg/kg berat badan) dan perilaku mounting (dosis 200-300mg/kg berat badan). Hasil penapisan fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol akar pakis tangkur mengandung flavonoid, polifenol, kuinon dan saponin.
Kata kunci: Afrodisiak, Ekstrak Etanol Akar Pakis Tangkur (Selliguea feei), Introducing, Mounting -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






